Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar saat meninjau banjir di SMPN 2 Pangenan, Senin (12/2/2018)/Supra/KC Online.*

ASTANAJAPURA, (KC Online).-

Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, rencanakan meninggikan halaman sekolah yang sering terkena banjir. Hal ini dilakukan, agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tak terganggu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar mengatakan, banjir yang melanda sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon tentunya berdampak pada KBM. Sehingga, perlu adanya solusi terbaik. Salah satunya, meninggikan halaman sekolah.

“Banjir yang terjadi kali ini tergolong parah. Maka, sangat diperlukan penanganan segera pada sekolah yang terkena banjir. Kami akan ajukan anggaran untuk meninggikan halaman sekolah,” katanya di sela meninjau banjir di SMPN 2 Pangenan, Senin (12/2/2018).

Ketika ditanya apakah akan direlokasi pada sekolah yang sering terkena banjir, Asdullah menjawab, belum perlu dilakukan. “Kalau relokasi membutuhkan biaya yang sangat besar, salah satunya pembebasan lahan atau menggunakan tanah desa. Maka, belum perlu dilakukan relokasi. Besar kemungkinan, dilakukan peninggian pada halaman sekolah,” ujarnya.

Tergenang

Sementara itu, salah seorang guru SMPN 1 Astanajapura, Ismail mengatakan, banjir ini mengakibatkan ruang kelas tergenang, maka dengan sangat terpaksa para siswa pulang lagi.

“Sebenarnya para siswa dan guru yang sudah datang, karena banjir maka pihak sekolah terpaksa memulangkan lebih awal dan belajar di rumah saja. Guna mencegah hal buruk terjadi,” imbuhnya.

Sekadar informasi, banjir berdampak pada lumpuhnya KBM di sejumlah sekolah. Diantaranya, SMPN 1 Astanajapura, SMAN 1 Astanajapura, SMPN 2 Pangenan dan beberapa sekolah dasar yang ada di Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Pangenan.(Supra)