INDRAMAYU, (KC Online).-

Menghadapi Pekan Paralympic Daerah (Peparda) V di Kabupaten Bogor 2018, pengurus National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu mengingatkan agar masing-masing pengurus cabang olahraga (cabor) fokus dalam menggembleng atlet dan puncaknya akan terpilih atlet-atlet berkualitas yang siap bertarung dalam ajang empat tahunan khusus penyandang disabilitas tingkat Provinsi Jawa Barat nanti.

Pada Peparda IV 2014 di Bekasi, kontingen Indramayu berhasil meraih 22 medali emas, 18 medali perak dan 6 medali perunggu. Dengan perolehan itu, Indramayu menduduki enam besar.

“Persaingan dalam Peparda V 2018 di Kabupaten Bogor yang akan digelar pada tanggal 4-11 November mendatang pastinya sangat ketat, karena masing-masing pengurus NPCI kabupaten/kota di Jabar sudah melakukan persiapan dengan penjaringan atlet. Mereka termotivasi untuk menjadi yang terbaik,” kata Ketua NPCI Kabupaten Indramayu, Suprayitno, Sabtu (10/2/2018) pekan kemarin.

Melihat persaingan yang ketat itu, sambung dia, sangat sulit bagi Indramayu untuk mempertahankan prestasi enam besar. Meski demikian, pihaknya tetap berusaha maksimal dan menjadi yang terbaik.

Oleh karenanya, agar Indramayu bisa mempertahankan lima besar, para pengurus cabor harus selektif dalam melakukan penjaringan atlet. “Minimalnya kami bisa mempertahankan prestasi lima besar pada Peparda V 2018 di Kabupaten Bogor nanti,” terangnya.

Dikatakan, dari 12 cabor yang akan dipertandingkan nanti, pihaknya hanya mengikutsertakan sembilan cabor. Tiga cabor tidak ada atletnya. Ke-12 cabor dimaksud adalah, cabor atletik, angkat berat, bulutangkis, catur, goal ball, judo, panahan, renang, tenis meja, tenis lapangan kursi roda, ten pin bowling dan cabor bola voli duduk. Sementara tiga cabor yang tidak diikuti oleh kontingen kota mangga meliputi, cabor goal ball, judo dan ten pin bowling.

“Meski hanya mengikuti sembilan cabor, kami akan berupaya maksimal. Minimalnya bisa mempertahankan prestasi. Syukur-syukur tembus tiga besar,”ujarnya.
Ditambahkan, selain fokus dalam persipan Peparda V Bogor, pihaknya juga tengah mempersiapkan Peparpeda 2018. Peparpeda sesuai rencana akan digelar pada bulan Juli 2018 di Kota Bandung.

Sementara itu, Bendahara NPCI, Sutarno menambahkan pada penjaringan awal triwulan terakhir 2017, pihaknya telah menjaring sebanyak 65 atlet. Dari jumlah tersebut akan diseleksi lagi hingga terpilih sekira 40 atlet.

“Untuk mencari atlet yang terbaik, kami akan melakukan beberapa tahapan seleksi. Seleksi tahap pertama dilakukan pada Februari-Maret dan seleksi tahap kedua pada April-Juni 2018,” pungkasnya.(Ratno/KC Online)