Ilustrasi/PRLM/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Arus lalu lintas antara Majalengka-Cikijing sempat lumpuh total selama kurang lebih enam jam-an akibat ruas jalan tertimbun longsor di Desa Wanahayu, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Minggu (11/2/2018).

Di ruas jalan tersebut hingga Senin (12/2/2018) sore, Kepolisian Resor Majalengka masih dilakukan buka tutup jalur jalan karena tumpukan matria belum seluruhnya dibersihkan atau baru setengah badan jalan agar kendaraan roda empat bisa melintas.

Menurut salah seorang aparat desa Wanahayu, Kecamatan Maja, Ade Dolf, longsor yang menimbun jalan tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, tebing setinggi kurang lebih 5 meteran yang ada di sisi bagian kiri jalan arah Cikijing tiba-tiba ambruk hingga menutup seluruh badan jalan sepanjang kurang lebih 6 meteran. Sejak saat itu arus lalu lintas dari arah Kuningan, Cijiking serta Talaga menuju Majalengka terhenti total.

“Tadi malam air juga masuk ke jalan karena saluran air yang berada di sisi jalan ikut tertutup bersama dengan jalan. Ini terjadi setelah pada Sabtu malam di wilayah kami terus diguyur hujan, sedangkan ambruknya tebing justru terjadi di saat hujan sudah reda selama beberapa jam,” ungkap Ade.

Alat berat baru bisa beroperasi selepas pukul 02.00 dini hari dan arus lalu lintas baru bisa lancar kembali setelah pukul 05.30 WIB. Itu pun diberlakukan satu jalur karena material belum dikeruk seluruhnya.

Piping dan Abduh, warga lainnya yang bekerja di Majalengka mengungkapkan, mereka baru bisa melintas di ruas jalan tersebut setelah pukul 05.00 begitu material sudah dibersihkan. Namun itu baru bisa dilintasi satu arah karena sebagian material masih bertumpuk di badan jalan.

“Belum bersih betul karena material tanah masih bertumpuk, kalau intensitas hujan tinggi akan membuat jalanan licin dan banjir karena saluran air juga tertutup. Tampaknya agak sulit membuang material sehubungan di wilayah tersebut bagian kiri tebing sedangkan bagian kakan rumah penduduk dan sawah, jadi untuk membuang material tanah harus ke lokasi lain,” ungkap Abduh.

Sementara itu, Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Noviana Tursanurohmad mengungkapkan, pihaknya kini menyiagakan sejumlah anggotanya di lokasi longsor untuk melakukan pengaturan lalu lintas untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Di ruas jalan tersebut setelah jalan lurus langsung menikung tajam sehingga pengendara harus ekstra hati-hati, apalagi kondisi jalan di wilayah etsrebut sangat rawan longsor.

Dia juga minta Bina Marga untuk tetap menyiagakana alat berat karena ada sejumlah wilayah yang dinyatakan rawan lonsgor, di samping itu, material longsoran yang terjadi di Wanahayu juga belum dikeruk seluruhnya melainkan baru dibuang ke samping sehingga masih menutupi sebagian badan jalan.

Di ruas jalan Majalengka Cikijing ada sejumlah titik yang dianggap rawan longsor, sehingga pengguna jalan harus selalu waspada di saat melintas. Itu di antaranya berada di Cokebo dan Wanahayu.(Tati/KC Online)