KUNINGAN, (KC Online).-

Perayaan hari kasih sayang atau “valentine day” sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Karena itu generasi muda Islam tidak perlu ikut-ikutan melakukan momen yang dapat merusak moral anak bangsa.

“Valentine itu budaya orang Yahudi yang setiap tahun dirayakan sebagai hari kasih saying, dan sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Karena kasih sayang menurut Rasul dalam mengamalkannya tidak setahun sekali, melainkan harus setiap saat.
Bahkan melakukan kasih sayang itu tidak hanya terhadap manusia, termasuk mahluk lainnya seperti hewan.
Apalagi kita diwajibkan untuk mengasihi kedua orang tua, terlebih kepada ibu, yang selalu menyayangi putra-putrinya sepanjan masa,” demikian disampaikan Ustad Evie Effendi, dalam Tabligh Akbar yang diselenggarakan Kelompok R-36 Kelurahan Awirarangan Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Minggu (11/2/2018).

Menurutnya, generasi muda Islam jangan ikut-ikutan melakukan perayaan valentine day. Terlebih lagi pada hari kasih sayang tersebut dilakukan antar sesama jenis. Maka hal itu akan dimurkai Allah.

Kemudian diungkapkannya, apabila penduduk di sebuah negeri melakukan perbuatan yang dimurkai Allah, maka sejumlah musibah akan menimpa negeri tersebut, seperti longsor, gempa bumi, banjir dan tsunami. Oleh sebab itu, valentine tidak boleh dirayakan karena dapat merusak moral generasi bangsa.

“Banyak kaum Muslimin yang ada di belahan bumi mendapat perlakuan kesewenang-wenangan pasukan zionis. Selama ini bangsa Palestina sangat memerlukan pertolongan serta uluran tangan untuk meringankan beban mereka. Kami mengajak seluruh kaum Muslimin untuk peduli dengan memberikan harta buat mereka (bangsa Palestina) yang sangat memerlukan pertolongan dari saudara Muslim lainnya. Bagi kita velentine no, Palestina yes!,” tuturnya.

Kehadiran Ustad Evie Effendi dalam tabligh akbar yang diselenggarakan Kelompok R-36 Kelurahan Awirarangan Kecamatan/Kabupaten Kuningan cukup mengundang sejumlah masa untuk mendengarkan tausiayh mengupas tentang “valentine day (hari kasih sayang) itu bukan ajaran Agama Islam.

Menggalang dana

Ajakan ustad gaul tersebut disambut massa yang hadir, dengan memberikan sedekah hingga terkumpul sejumlah uang untuk disumbangkan kepada warga Palestina, melalui Ustad Evie yang rencananya akan berangkat ke sana untuk memberikan bantuan langsung kepada warga Palestina.

“Kami bangga bisa bertemu dengan para pemuda, remaja dan warga Awirarangan yang mengajak kebaikan bagi seluruh kaum Muslim yang ada di Kuningan. Semoga R-36 ini menjadi teladan dalam menjalankan perintah Islam, serta meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt,” katanya. (Eman/KC Online)