Udi/KC Online.*

INDRAMAYU, (KC Online).-

ASP (24 tahun), warga Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dan WN (40 tahun), asal Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu HDR (35 tahun), Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu diringkus tim Unit Resmob Satreskrim Polres Indramayu.

Ketiga orang ini bersama satu rekannya melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di toko sembako milik Nasir di Jalan Nyi Resik, Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu beberapa minggu lalu.

Namun karena melawan dan melarikan diri saat ditangkap, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak kedua kaki ASP, WN dan HDR. Sementara satu temannya lagi kabur, dan kini sedang diburu polisi setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keterangan yang diperoleh KC Online, Senin (12/3/2018) menyebutkan, empat pelaku sengaja datang ke lokasi yang sudah direncanakan menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver. Setelah berhenti, keempat orang ini lalu merusak kunci gembok pintu toko dan kemudian masuk kedalam toko tersebut.

Keempatnya langsung beraksi dengan mencuri barang-barang yang ada dalam toko tersebut yakni 34 slop rokok berbagai merek termasuk uang sejumlah Rp 130.000. Tak berapa lama, saat mereka beraksi seorang warga bernama Muhammad Latif Alias Ayip melintas di sekitar toko sembako itu.

Dia yang curiga lantas melongok toko dan dilihatnya ada empat orang yang sedang mencuri. Mengetahui ada orang, membuat keempat pelaku ini mengambil langkah seribu dan kabur dengan menggondol jarahan menggunakan mobil yang semula dipakainya.

Setelah pelaku kabur, Ayip melaporkan kejadiannya kepada pemilik toko. Mendapatkan laporan, pemilik toko sembako Nasir ke tokonya. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di Mapolsek Sindang dan Polres Indramayu.

Usai mendapatkan laporan, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan serta pendalaman. Dari keterangan serta data-data, akhirnya berhasil mengungkap pelaku.

“Barang bukti yang kami sita dari tangan mereka yaitu satu unit mobil Toyota Avanza warna silver, satu buah gunting behel, satu kunci Inggris, dua buah linggis, tiga buah karung, satu buah gunting kecil, pisau cutter warna merah muda, satu buah gembok, satu buah tas warna hitam, tiga lembar kertas warna hitam, satu roll selotip, satu pasang plat nomor polisi E 1358 MK, 34 slop rokok berbagai merek dan uang tunai Rp 130.000,” ujar Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Arif Fajarudin melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris M. Devi Farsawan.

Dikatakannya, dari empat pelaku, tiga di antaranya diberi tindakan tegas terukur berupa penambakan ke arah kaki, karena berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas.

“Karena perbuatannya yang melanggar Pasal 363 (2) KUHPidana, maka pelaku diancam kurungan penjara paling lama sembilan tahun. Satu orang lagi melarikan diri, dan sekarang sedang kai cari,” tegas Devi. (Udi)