Ismail/KC Online.*

SUNGGUH prihatin, jalanan penuh lubang di Kampung Rotan yang berlokasi di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ini. Padahal, sebagai lokasi produksi kerajinan rotan di daerah ini, jalan tersebut menjadi akses para wisatawan berkunjung.

Sepanjang jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ciebon itu, dapat dengan mudah menemukan lubang. Dari lubang jalan yang kecil hingga besar semuanya ada. para pengendara yang lewat pun sangat pelan dan berhati-hati, sebab mereka enggak mau terjadi karena terperosok lubang.

Pemerintah Desa Tegalwangipun sudah sering kali mengajukan ke pemda setempat, agar akses jalan yang rusak parah itu segera dibenahi. Bahkan, karena perbaikan dari pemda belum juga terealisasi, pemdes berinisiatif memperbaiki jalan untuk dari hasil swadaya masyarakat setempat. Tetapi, aspal hasil perbaikan itu tidak bertahan lama dan mengalami kerusakan lagi.

“Jujur saya sebagai kuwu serasa dicambuk perlahan, karena pintu masuk sentra produktif perajin rotan adalah persis di belakang kantor desa. Sebab warga selalu protes terkait jalan yang ke arah sentra perajin rotan rusak parah,” kata Kuwu Tegalwangi, Iskandar kepada KC Online, Rabu (25/4/2018).

Sebab lanjut dia, masyarakat tahunya jalan yang rusak itu kewenangan desa saja. Padahal menjadi kewenangan Pemda Kabupaten Cirebon. Jalan yang mengalami kerusakan tersebut yakni sebagai penghubung Desa Tegalwangi-Bodesari. Panjang jalan yang mengalami kerusakan itu yakni 270 meter dengan lebar 5 meter.

Namun lanjut Iskandar, jalan kewenangan pemda yang mengalami kerusakan itu, terparah adalah jalan yang masuk atau berada di Desa Tegalwangi. Meski infonya akan dihotmix, tetapi pihak aparat desa setempat belum mengetahui kapan akan direalisasi. Sebab pengajuan yang dilakukan pihak desa tahun 2017 lalu pun, hingga kini belum ada kabar beritanya.

“Kurang lebihnya 80 persen yang jalannya masuk desa kita yang mengalami kerusakan. Tapi kita sudah mengusulkan tahun kemarin. Tapi enggak tahu kapan direalisasikan dan bisa dikerjakannya, tapi infonya akan dihotmix lagi,” kata Iskandar. (Ismail)