PELEPASAN burung dan pemberian bibit ikan secara simbolis diberikan Plt Bupati Kuningan, Dede Sembada, kepada Kepala Desa Kasturi, Edi Kosasih, dalam giat Aparatur Peduli Lingkungan (APEL), di Hutan Kota Bungkirit Kuningan, Selasa (15/5/2018). Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Seluruh aparatur pemerintah dan komponen masyarakat lainnya diminta untuk tetap melestarikan burung dan ikan di habitatnya. Upaya ini penting dilakukan, agar kelangsungan hidup hewan tersebut terhindar dari kepunahan atau perburuan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuningan, Dede Sembada, dalam acara Peningkatan Partisipasi Aparatur Peduli Lingkungan (Apel) 2018, di Hutan Kota Bungkirit Kecamatan Cigugur, Selasa (15/5/2018), mengemukakan, untuk terpeliharanya sumber daya alam dan lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah mencanangkan diri sebagai Kabupaten Konservasi.

Kemudian berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong terwujudnya program tersebut, di antaranya dengan ditetapkannya payung hukum berupa Perda No. 19 Tahun 2009 tentang Pelestarian Satwa Burung dan Ikan di Perairan Umum. Kemudian salah satu penerapannya melalui program Apel yang peran sertanya terus ditingkatkan.

“Pada kegiatan Apel 2018 kali ini melepas sebanyak 50 ekor burung dari berbagai jenis serta menyerahkan secara simbolis kepada kepala Desa Kasturi sebanyak 20.000 ikan untuk ditebar di Situ Cikamalayan. Namun saya tidak menghendaki setelah burung-burung tersebut dilepas dan ribuan ikan ditebar, lalu ada pihak yang tidak bertanggung jawab menangkapnya. Apalagi jika mengkap ikan dengan cara diracun atau menggunakan strum, itu dilarang dan bisa dikenakan sanksi hukum,” tuturnya.

Berbudaya lingkungan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Uca Somantri, melalui Sekretaris, H Ruddy Setyawan, menyebutkan, sasaran peningkatan partisipasi Apel ini diwakili 200 peserta yang telah menerima pelayanan pendidikan dan pelatihan teknis PNS, dan kenaikan pangkat periode April 2018.

“Selain untuk mendukung tercapainya misi memantapkan sumber daya alam dan lingkungan hidup, dalam rangka kabupaten konservasi dengan menerapkan asas kehidupan berkelanjutan, melalui momentum ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam perlindungan pengelolaan lingkungan hidup, khususnya menjaga kelestarian bumi serta merubah pola pikir para pemangku kepentingan menjadi masyarakat yang berbudaya lingkungan,” tuturnya.(Eman/KC Online)