CALON Bupati Majalengka, KH Maman Imanulhaq mendampingi Mubaligoh kondang, Mamah Dedeh Rosidah saat memberikan tausyiah dalam acara Fatayat NU di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Jejep/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Mubalighoh kondang Mamah Dedeh mengajak warga Majalengka berhati-hati dalam memilih peminpin. Ia memberikan tips menentukan bupati dan wakil bupati yang baik.

“Pilih pemimpin yang bertanggung jawab, yang mengerti soal agama,” katanya ketika berceramah pada peringatan hari lahir Fatayat Nahdatul Ulama (NU) ke-68 di Lapangan Sepak Bola AlMizan, Jatiwangi Majalengka melalui pers release yang diterima KC Onlline Selasa (15/5/2018).

Kehadiran Mamah Dedeh dalam perayaan hari lahir Fatayat NU menjadi daya tarik bagi jemaah. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Majalengka berdatangan untuk melihat sosoknya serta mendengarkan ceramahnya.

Babak paling menarik dari ceramah Mamah Dedeh yakni sesi tanya jawab, di mana jamaah diberi kesempatan untuk bertanya. Beragam pertanyaan diajukan oleh jamaah mulai dari soal ibadah puasa sampai perihal memilih pemimpin.

Seperti biasa, ustadah bernama lengkap Dedeh Rosidah itu menjawab pertanyaan dengan lugas dan kadang “memojokkan” penanya dengan diselingi lelocon. Berulang kali jemaah tertawa terpingkal-pingkal mendengar jawaban Mamah Dedeh.

Ketika salah seorang jemaah bertanya soal memilih pemimpin dalam Pilkada Majalengka, Mamah Dedeh memberi tips, saran, petunjuk. Menurut perempuan kelahiran Ciamis itu, jemaah harus cermat dalam menjatuhkan pilihan.

“Pemimpin yang baik adalah yang bertangung jawab, mengerti soal agama. Pemimpin yang tidak hanya memberi janji tapi menepatinya, pemimpin yang mau terjun ke mayarakat dan tidak korupsi,” kata pengisi program “Mamah dan Aa Beraksi” di stasiun TV Indosiar itu.

Di akhir ceramahnya, Mamah Dedeh menegaskan, kriteria pemimpim yang diutarakannya tadi ada pada sosok Kiai Maman Imanulhaq. “Kang Maman itu terkenal bersih, punya Pesantren dengan ribuan santri dan jemaah serta berjejaring dengan banyak kalangan,” tegas Perempuan energik di usia 67 tahun ini. Dia mewanti-wanti agar jemaah tak salah pilih. (Jejep/KC Online)