KEPALA SMPN 3 Sindang Kab.Indramayu, H.Sukarsa dengan jajaran komite sekolah serta tamu undangan bersama sepuluh siswa terbaik tahun pelajaran 2017/2018, belum lama ini. Ratno/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Tarian tradisional yang diperagakan para siswa SMPN 3 Sindang, Sabtu (12/5/2018) mewarnai pelepasan 247 siswa kelas IX SMPN Sindang Kabupaten Indramayu.

Pelepasan yang dipusatkan di aula Nyi Endang Darma Ayu Unwir Indramayu itu, selain dihadiri ratusan siswa maupun para alumni juga dihadiri Kasi Kurikulum Peserta Didik Disdik Kabupaten Indramayu, H Supardo.

Ditemui KC Online, Kepala SMPN 3 Sindang, H Sukarsa didampingi Wakasek Humas, H Sujaya mengatakan, alasan diambilnya lokasi di luar sekolah sebagai ajang pelepasan siswa salah satunya agar para lulusan tahun pelajaran 2017-2018 memiliki nuansa beda dari biasanya yang kesehariannya disibukkan dengan berbagai aktivitas belajar dan mengajar di sekolah, dengan demikian baik para siswa, guru, orangtua siswa maupun jajaran lingkup sekolah akan lebih merasakan nuansa yang damai, nyaman dan kebersamaan.

Upaya secara optimal telah dilakukan jajaran lingkup SMPN 3 Sindang Kab.Indramayu untuk mewujudkan obsesi seratus persen lulusannya dapat melanjutkan ke-jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Karena, para alumninya selain memiliki potensi prestasi akademika juga memiliki prestasi ekstrakulikuler yang menjanjikan.

Di antaranya, juara ke-III lomba literasi tingkat nasional UNS Solo Jawa Tengah, juara III lomba LKBBI Paskibra Jawa Barat open di SMA Salafiyah Cirebon, peraih peringkat ke-II lomba PMR Madya se-Indramayu, pemenang ke-II OSN IPA tingkat Kab.Indramayu, finalis nasional KIR dan The Honorable Award ISF Solo Jawa Tengah.

Meskipun kelulusan rencananya akan diumumkan pada 28 Mei 2018 nanti dan siswanya baru kali pertama mengikuti UNBK, tetapi pihaknya optimistis bila kelulusan siswanya mampu mencapai 100 persen.

Faktor lainnya yang ikut mendongkrak keberhasilan melalui penerapan beberapa kegiatan seperti melakukan try out, bimbel maupun simulasi UNBK, peran ketiga faktor itu diyakini sangat membantu mengangkat mutu pembelajaran siswa yang berkualitas, sehingga menghasilkan kelulusan mencapai seratus persen.

“Sesuai motto yang tertera didalam penglepasan ini, yakni kita tingkatkan kompetensi dan daya saing lulusan untuk prestasi dan prestise almamater menuju visi cermat maka dalam melampiaskan kelulusannya, para alumni tidak diperkenankan melakukan konvoi kendaraan di jalan, corat-coret seragam sekolah maupun corat-coret fasiltas umum lainnya,” imbaunya.

Sebaliknya, para lulusannya harus mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dibangku sekolah selama tiga tahun secara baik dan benar. Sehingga dapat membawa nama baik sekolah ditengah-tengah masyarakat maupun ditempat pendidikan yang baru serta dapat beradaptasi melalui penggunaan ilmunya.

Masuk dalam sepuluh besar siswa terbaik, yakni Wapiroh Lusiani, Jeany Yuniawati, Vicky Carnais Ramdani, Toiroh, Siti Qoriah, Esa Amalia Rizqita, Palupi Fitriyah, Ratnasari, Danti Tri Anjani dan Melani. “Para alumni jangan pernah merasa puas dengan kelulusan ini, tetapi harus dapat lebih bekerja keras, cerdas, profesional, inovatif, kreatif dan produktif,” imbaunya.

Terpisah Kasi Kurikulum Peserta Didik Disdik Kab.Indramayu, H.Supardo menilai, meski SMPN 3 Sindang dikenal sarat prestasi para alumninya harus senantiasa menerapkan ilmunya secara baik dan benar, melalui ilmu yang didapat selama tiga tahun dengan harapan dapat melakukan sesuatu yang positif ditengah-tengah masyarakat dengan memperbanyak bersyukur dan berdoa kepada Sang Khalik.

Sesuai program pemerintah tentang wajib belajar 12 tahun, diharapkan seratus persen lulusan SMPN 3 Sindang dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan ke tingkat SMA/SMK maupun sederajat.

“Para alumni SMPN 3 Sindang agar senantiasa terus belajar dengan melanjutkan ke-jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan tidak melupakan almamater sekolah, memberikan apresiasi kepada guru, orang tua maupun lingkup sekolah,” pesannya.(Ratno/KC Online)