GRUP Degung Pusaka Sunda Amerika Serikat menggelar pentas seni dan budaya di aula Dinas Parawisata dan Budaya (Parbud) atas kerjasama dinas setempat dengan Dewan Kesenian Daerah Majalengka, Senin (30/7/2018). Jejep/KC Online

MAJALENGKA.(KC Online).-

RATUSAN warga Majalengka dari berbagai daerah sangat antusias menyaksikan atraksi pagelaran degung grup Pusaka Sunda dari California Amerika Serikat, di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Majalengka.

Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Majalengka (Dekkma) Asikin Hidayat menuturkan, grup pusaka sunda merupakan grup kesenian yang didirikan, Burhan Sukarma dan istrinya Rae Ann Sthal tahun 1988 di California Amerika Serikat. Bahkan semua anggotanya merupakan warga asli Amerika Serikat.

“Selama tiga dasawarsa Burhan dkk, telah melahirkan banyak murid, dan menggelar pertunjukan diberbagai kota di Amerika Serikat,” tegasnya, Senin, (30/7/2018).

Dikatakan dia, Pertunjukan pusaka sunda di Indonesia merupakan yang pertama kalinya sejak 30 tahun lalu. Selama di tanah air pusaka sunda, lanjut asikin, sudah lebih dari sepekan di Indonesia mengadakan Workshop di ISBI Bandung yang berlokasi di taman budaya.

“Kami berharap kehadiran mereka di Majalengka dapat memberikan spirit bagi kita semua, untuk senantiasa melestarikan seni budaya sunda. Dan kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta mensukseskan acara ini,” katanya.

Mengajak

Sekerataris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka H Ahmad Sodikin dalam sambutannya, mengajak kepada seluruh masyarakat Majalengka yang hadir, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya sunda yang kita miliki, agar tetap lestari dan terancam punah.

“Mari kita cintai budaya sunda yang penuh dengan makna kehidupan ini. Mudah-mudahan ke depannya kita dapat merancang dan membangun gedung kesenian agar pertunjukan supaya kita lebih semangat lagi, dalam melestraikan budaya yang kita miliki,” ujar dirinya.

Prof. Endo Suanda mengucapkan terima-kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama menyukseskan Pagelaran Pusaka Sunda di Majalengka hingga dapat berjalan lancar dan sukses. “Butuh waktu yang lama menjaga serta melestarikan budaya sunda. Kita harus bangkit dengan kekayaan budaya yang kita miliki,” tegasnya.

Acara pagelaran degung pusaka sunda sendiri dimeriahkan oleh penampilan tari topeng dari sanggar sekar laras, penampilan degung kerasi para musisi muda Majalengka yang tergabung di group Panghegar. Sebagai apresiasai, Dekkma memberikan penghargaan kepada Pusaka Sunda dan Prof. Endo Suanda.(Jejep/KC Online)