PARA peserta KBA Festival mengikuti workshop kreasi Kain Sasirangan bersama CEO Komunitas Kain Sasirangan Agus Sasirangan. Kain Sasirangan merupakan kain kebanggaan Kalimantan Selatan yang keindahan dan kepopulerannya tak kalah dengan kain batik dari Tanah Air lainnya.*Ist/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Dalam memperingati Hari Koperasi yang jatuh pada tanggal 12 Juli, Astra Group menggelar Festival Kampung Berseri Astra (KBA) yang serentak dilaksanakan di 34 provinsi di Indonesia selama dua hari, Minggu-Senin (8-9/7/2018).

Head of Environment and Social Responsibility PT Astra International Tbk, Riza Deliansyah mengungkapkan, KBA merupakan wujud Astra bagi masyarakat dengan mengusung konsep pengembangan terintegrasi empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan.

“Ini juga telah sejalan dengan arahan pemerintah dalam menciptakan desa maju, mandiri dan sejahtera, Grup Astra yang kini memiliki 73 KBA di 34 provinsi di Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan KBA tersebut menuju desa sejahtera di 100 kabupaten se-Indonesia,” tandas Riza dalam siaran persnya yang diterima KC, Senin (9/7/2018).

Karenanya, dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi, Astra, dalam kuruan dua hari ini, mengadakan Festival KBA di Banjarbaru dan Banjarmasin. “Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival KBA yang telah diadakan di kota-kota sebelumnya, yaitu di Cibinong, Jawa Barat, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur,” imbuhnya.

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi & UKM Republik Indonesia Untung Tri Basuki mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut dalam membina 73 KBA di seluruh Indonesia yang di dalamnya terdapat program pengembangan usaha kecil.

“Festival KBA ini merupakan puncak dari upaya nyata Astra di bidang kewirausahaan. Karenanya, kita sambut baik acara seperti ini, sehingga model kemitraan usaha kecil yang diterapkan diharapakan bisa dicontoh pihak lainnya untuk mendorong demokrasi ekonomi,” ungkap Untung Tri Basuki.

Dengan mengangkat tema Astra Untuk Indonesia Kreatif, Festival KBA, lanjutnya lagi, diharapkan dapat membagikan inspirasi bagi para pelaku wirausaha dalam menggerakkan ekonomi lokal di daerah.

“Harapannya, dalam jangka panjang, ketika desa-desa yang sudah dibina dalam pilar kewirausahaan dapat menunjukkan prestasi terbaiknya, maka desa juga akan diperkuat dengan program kesehatan, pendidikan, lingkungan dalam skema KBA untuk mewujudkan masyarakat desa yang bersih, sehat, cerdas dan produktif,” tutupnya. (C-10)