WARGA Blok Gorong-Gorong Desa Bakung Lor, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon digegerkan dengan penemuan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan, Senin (9/7/2018).* Ist/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Warga Blok Gorong-Gorong Desa Bakung Lor, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan ditemukannya mayat perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan. Mayat ditemukan di ruang tamu rumahnya tersebut terjadi pada Senin (9/7/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun KC menyebutkan, korban ditemukan tergeletak berlumuran darah di rumahnya tepat di ruang tamu pada pukul 15.50 WIB oleh keluarga korban. Kondisi korban pun sudah meninggal dunia dengan luka-luka di bagian leher yang diduga  akibat digorok hingga leher hampir putus.

Korban diketahui bernama Tarsewi (45 tahun) yang merupakan asli warga Blok Goron-Gorong Desa Bakung Lor, Kecamatan Klangenan, Kabupten  Cirebon. Atas penemuan tersebut, warga berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian. Namun, siapa pelaku dan apa motif yang dilakukan oleh si pelaku, masih didalami pihak kepolisian setempat.

“Saya kaget, tiba-tiba mendapat kabar bahwa Tarsewi meninggal, ada yang membunuh. Ya tidak paham betul kejadiannya seperti apa,” kata salah seorang warga setempat, Jamal (34 tahun), saat mendatangi rumah korban yang sudah dipolice line.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Suhermanto melalui Kapolsek Klangenan Ajun Komisaris Sukemi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kronologis ditemukannya mayat yakni pukul 15.50 WIB. Ketika itu,  keluarga korban berteriak minta tolong kepada tetangga bahwa pihak keluarganya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di ruang tamu.

“Korban kondisinya tergeletak di ruang tamu dengan posisi telungkup dengan luka leher hampir putus. Tepatnya pada pukul 16.00 WIB, lalu aparat desa setempat dan kepolisian datang di TKP dengan keadaan korban sudah meninggal dunia,” katanya.

Ia melanjutkan, pihaknya pun kini tengah melakukan penyelidikan siapa pelaku tersebut dan apa motif yang dilakukan sehingga berani melakukan hal keji seperti itu.

“Motif pembunuhan belum dapat kami kesimpulan, karena kami belum mendapatkan info dan keterangan yang mengarah tentang kronologis pembunuhan. Jadi belum tertangkap dan belum tahu siapa pembunuhnya,” ujar Sukemi.

Ia mengaku, pihak Polsek Klangenan pun sudah melakukan olah TKP di tempat kejadian pembunuhan tersebut. Lokasi rumah korban pun sudah diberi garis polisi untuk keamanan barang bukti dan pengamanan TKP.(C-19)