ARUNG Jeram Surakatiga rutin digelar setiap tahunnya oleh organisasi pemuda Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan, HOLS atau Himpunan Olahraga Simpang Empat. Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Arung Jeram Surakatiga rutin digelar setiap tahunnya oleh organisasi pemuda Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan, HOLS atau Himpunan Olahraga Simpang Empat. Untuk tahun ke-23 pelaksanaannya, Minggu (26/08/2018) kali ini termasuk ke dalam agenda Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN), dan rangkaian kegiatan perayaan Hari Jadi Kabupaten Kuningan.

Sekira lebih dari 1.800 peserta yang berasal dari berbagai daerah, bahkan menyedot animo masyarakat luar daerah, mengikuti kegiatan ini.

Start awal dimulai dari aliran irigasi Surakatiga yang berada di Kelurahan Citangtu, Kecamatan Kuningan, dengan aba-aba bendera dikibarkan oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, dengan didampingi Wakil Bupati terpilih 2018-2013, M. Ridho Suganda, dan juga bersama ayahandanya H. Aang Hamid Suganda serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Jaka Khaerul, dan segenap jajaran panitia PHBN.

Dikemukakan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, dalam sambutannya, kegiatan Arung Surakatiga merupakan budaya masyarakat setempat yang telah menjadi tradisi setiap tahunnya digelar. Hal ini menjadi sebuah aset daerah yang berpotensi kuat untuk menjadi suatu destinasi wisata, serta dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Hingga, tidak salah apabila dimasukan ke dalam agenda PHBN.

“Selaras dengan tema kegiatan, melalui Arung Surakatiga jadikan sebagai wisata alam, sarana olahraga, dan cinta lingkungan, guna mewujudkan kebersamaan. Diharapkan, bisa meningkatkan atau menambah potensi wisata alam yang ada di Kuningan, dengan dikemas dalam bentuk olahraga tradisional. Dan, kita harus senantiasa menjaga kelestarian alam dan lingkungan, khususnya sepanjang aliran sungai Surakatiga. Indonesia merdeka!!! rahayu Kuningan maju, rapih winangun kerta raharja!!!,” seru Bupati Kuningan.

Pantauan KC Online hampir semua peserta mengikuti dengan membeli kupon undian berhadiah seharga Rp. 10.000. Mulai anak-anak, hingga orang tua, ikut serta memeriahkan event ini membawa ban dalam bekas mobil yang terisi angin secara masing-masing, mengingat event ini rutin digelar, menjadi suatu yang dinantikan bagi mereka. Dari panitia sendiri menyediakan ban dalam bekas sebanyak 200 buah.

Ada juga yang berkelompok dengan membuat variasi menggabungkan beberapa ban dan dihias dengan rupa-rupa ornamen yang membuatnya unik, serta bertambah kreatif dengan mengenakan pakaian berdandan aneh, ditambah kibaran bendera merah-putih, menyemaraki kemeriahan acara ini. Semua peserta berselancar mengarungi aliran irigasi Surakatiga sejauh 4 kilo meter sampai pada titik finish di dekat lapangan bola Kelurahan Winduhaji.

Sesampainya di garis finish, peserta dihibur oleh sederet artis sambil melakukan pengundian hadiah. Selain itu, peserta terheboh yang mampu menciptakan kreasi ban unik, mendapatkan hadiah langsung dari panitia. Peserta dari luar daerah, ada yang datang dari Bogor, Cikarang, Karawang, Tangerang, Yogyakarta.

“Kegiatan ini sudah semenjak dahulu digelar oleh HOLS, dan ini yang ke-23 untuk event resminya. Tapi, bagi kami pemuda Winduhaji dan sekitarnya, ini adalah permainan masa kanak-kanak kami dari dahulu sudah sering melakukannya,” ungkap Juanda, Ketua HOLS, juga sebagai Ketua Panitia Arung Jeram Surakatiga 2018. (Erix/KC Online)