H Muslim Mukhlas

CIREBON, (KC Online).-

Calon haji yang meninggal dunia dari Kecamatan Pangenan, Dak (65 tahun) akan mendapatkan asuransi kematian. Kepala Seksi Urusan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon H Muslim Mukhlas mengatakan, asuransi diberikan oleh pihak asuransi melalui Kemenag usai musim haji nanti.

Sebelumnya diberitakan, Dak berasal dari kelompok terbang 36 dan telah memiliki riwayat penyakit sebelum berangkat menunaikan ibadah haji. Dak diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi, diabetes melitus type dua, TB paru, serta sejumlah penyakit lainnya. Ia meninggal dunia pada Minggu (5/8/2018) lalu saat menunaikan ibadah haji.

“Nanti akan kita berikan asuransi kematiannya setelah musim haji, hanya untuk besarannya berapa, kita belum tahu,” kata Muslim, Kamis (9/8/2018).

Menurutnya, saat ini cuaca di Mekkah sangat panas dan berada di kisaran 50 derajat celcius. Muslim mengharapkan jeemaah haji yang meninggal dunia tidak akan bertambah, meskipun jemaah haji yang berangkat didominasi oleh jemaah haji yang rentan dari sisi usia, yakni antara 40 tahun hingga 70 tahun.

“Dari laporan petugas kloter, saat ini seluruh jemaah haji dalam kondisi sehat, kita berharap situasi ini terus berlanjut hingga musim haji usai,” katanya.

Sementara itu, pada Minggu (12/8/2018) mendatang kloter terakhir akan diberangkatkan. Kloter 92 ini merupakan kloter gabungan jemaah haji asal Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Karawang.

“Kabupaten Cirebon sebanyak 254 orang, Kabupaten Karawang sebanyak 150 orang. Masing-masing jemaah haji dari dua daerah ini akan berangkat dari wilayah masing-masing dan bertemu di embarkasi Bekasi,” tuturnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana mengatakan, cuaca panas yang esktrem ini bisa mengakibatkan heatstroke, sehingga masing-masing jemaah akan diberikan alat spray yang berfungsi untuk menyemprot muka saat kepanasan, sekaligus bisa digunakan sebagai air minum.
“Kementerian Kesehatan memberikan masing-masing jemaah satu alat spray ini, untuk menghindari heatstroke tersebut,” ujarnya. (C-11)