BUPATI Cirebon, Sunjaya Purwadisastra (tengah) bersama unsur TNI/Polri melaksanakan Deklarasi Damai di Aula SMK Muhammadiyah, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/9/2018).* Ali/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Antisipasi gangguan kamtibmas pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang. Jajaran Polres Cirebon melaksanakan deklarasi damai di Aula SMK Muhammadiyah, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/9/2018).

Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Suhermanto mengungkapkan jika kegiatan tersebut baru digelar di wilayah Timur Kabupaten Cirebon. “Kami meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar, karena akan menimbulkan ketidakkondusifan di tengah masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak share berita hoax atau berita yang belum tentu kebenarannya,” ungkapnya

Selain itu, pihaknya juga akan menerjunkan 1.000 personel guna menyukseskan pileg dan pilpres nanti. “Tentunya kami akan terjunkan 1.000 personel, dimana nanti akan ditempatkan 150 anggota kepolisian ke setiap kecamatan dalam rangka menyerap aspirasi permasalahan sosial dan lain lain,” bebernya

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah maraknya paham radikalisme dan terorisme, dengan harapan masyarakat berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan jelang dilaksanakan pileg dan pilpres pada tahun 2019.

“Untuk saat ini kondisi di Cirebon kondusif dan deklarsi damai seperti ini akan digelar juga di wilayah barat dan tengah serta akan ada juga deklarasi tingkat kabupaten,” tandasnya. (Ali/KC)