RATUSAN mahasiswa menampilkan happening art yang spektakuler, mampu menjadi magnet daya tarik memeriahkan karnaval budaya “Kuningan Rampes”, Rabu (5/9/2018). Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online). –

Karnaval ragam pesona yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan ke-520 tahun mampu menyedot dan menghebohkan masyarakat, Rabu (5/9/2018).

Kegiatan tersebut menampilkan ragam pesona budaya Indonesia mulai dari Sunda hingga Papua.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga sore hari dengan rute iringan-iringan peserta karanval, mulai dari Kantor Bupati Kuningan hingga Taman Kota Kuningan ini, diikuti 250 peserta mulai dari intansi pemerintahan, rumah sakit, sekolah, swasta, komunitas serta Kabupaten yang tergabung dalam ‘Kunci Bersama’ pun turut memeriahkan helaran ini.

PERNAK Pernik pakaian adat yang digunakan peserta karnaval meriahkan Kuningan ragam pesona, Rabu (5/9/2018). Agus/KC Online

Iring-iringan peserta karnaval pun disambut warga yang sangat antusias menanti kedatangan mereka sejak pagi. Karena setiap peserta sepanjang jalan menyuguhkan pertunjukan menarik yang menghibur warga yang memadati sepanjang ruas Jalan Siliwangi.

Kemudian tiba di panggung kehormatan, peserta pawai alegoris diberikan durasi tiga menit untuk mempertunjukkan atraksi sesuai dengan bidangnya masing-masing, serta memberikan penghormatan kepada jajaran yang duduk di kursi panggung kehormatan, terutama kepada bupati, dan memberikan cenderamata sebagai persembahan terima kasih kepada pimpinan daerah.

“Karnaval adalah bukti dari kemajuan pembangunan dalam berbagai bidang di Kabupaten Kuningan. Ini adalah perayaan hari jadi Kabupaten kita tercinta, Kabupaten Kuningan, yang memiliki kekekayaan budaya beragam. Dan, keberagaman ini merupakan suatu kekuatan kita untuk menjadi lebih maju.
Mari kita bersama-sama bersatu membangun Kuningan yang Mandiri, Agamis, dan Sejahtera. Rahayu Kuningan, rapih winangun kertaraharja,” kata Bupati Kuningan, H. Acep Purnama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Yusron Kholid menuturkan, kegiatan ini sungguh luar biasa karena mampu menyedot ribuan warga dan mendapat respon yang baik.

“Seluruh intansi pemerintahan pun ikut bertanggung jawab dalam memeriahkan karnaval ragam pesona ini, tentunya kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah karena dengan adanya kegiatan itu masyarakat dapat terhibur,” katanya.

Ia mengemukakan kesiapannya mengawal dan menyukseskan program pembangunan Kabupaten Kuningan dalam lima tahun ke depan di bawah kepimpinan Acep Purnama dan M Ridho Suganda, dengan program Kuningan makmur, agamis dan pinunjul berbasis desa.

“Kami ingin membangun kerukunan dengan semua agama, karena melalui kerukunan inilah dapat tercipta stabilitas dengan baik,” katanya.

Potensi wisata

Sementara itu Verra pengunjung yang menyaksikan karnaval budaya ini berharap, dengan suksesnya “Kuningan Rampes” dapat memberi efek domino yang panjang. Selain mengangkat pariwisata, juga bisa mengembangkan potensi kreativitas anak muda dalam membangun daerah. Sebagai contoh Uniku mampu menyuguhkan ‘happening art’ karya dosen terbaiknya yang baru saja meninggal, dengan tema “Manusia Tanah Air” dimana kreativitas dalam performing art memuat suatu pesan yang sangat dalam dengan semangat nasionalisme yang kuat.

“Yang menonton event karnaval ini, bukan hanya orang Kuningan. Teman-teman saya dari Cirebon, Majalengka, juga dari Ciamis, mereka semua senang dan terpukau dengan apa yang ditampilkan oleh tiap kontingen,” katanya.
(Agus,Erix/ KC Online)