CIREBON, (KC Online).-

Daftar calon sementara (DCS) bakal calon legislatif (bacaleg) di Kabupaten Cirebon tak ada aduan dari masyarakat. Sehingga, dipastikan semua bacaleg yang masuk DCS aman dan akan ditetapkan masuk dalam daftar calon tetap (DCT).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon Devisi Teknis, Marzuki Rais menyampaikan, pihaknya akan segera menyusun DCS ke DCT bacaleg. Penyusunan itu akan dilakukan pertanggal 14-20 September mendatang.

“Dari semua tahapan pemilu, tidak ada satu pun bacaleg yang mendapat aduan atau tanggapan dari masyarakat. Artinya, tahapan selanjutnya tinggal penyusunan dan penetapan DCT calon legislatif,” kata Marzuki kepada KC, Kamis (6/9/2018).

Ia mengaku, sebenarnya ada satu aduan masyarakat yang masuk. Tetapi, selain yang diadukan tidak jelas, juga aduan itu masuk ketika batas waktu sudah habis. Sebab, waktu aduan masyarakat pada DCS yakni dari 12-21 Agustus 2018.

“Secara otomatis, tahapan seperti permintaan klarifikasi kepada parpol terhadap masukan dan tanggapan masyarakat termasuk penyampaian klarifikasi parpol kepada KPU dilewat,” kata Marzuki.

Artinya, lanjut dia, tugas KPU Kabupaten Cirebon, tinggal menyusun DCT, setelah itu menetapkan tanggal 20 September 2018 dan mengumumkan DCT di media massa selama tiga hari tertanggal 21-23 September 2018.

“Selanjutnya, tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019 masa kampanye caleg. Meski tidak aduan dari masyarakat, posisi bacaleg belum tentu lolos sampai ke DCT,” katanya.

Sebab kata Marzuki, ada beberapa bacaleg yang harus menyertakan persyaratan lainnya. Contoh, ketika ada kuwu yang maju sebagai bacaleg, maka harus melampirkan surat pengunduran diri. Termasuk bacaleg yang masih punya ikatan dengan pemerintahan harus melengkapi persyaratan.

Artinya kalau ada DCS bacaleg yang belum memenuhi syarat bisa diganti, maka masa sekarang ini adalah masanya penggantian DCS sebelum masuk ke tahap penyusunan DCT.
“Jika tidak, bacaleg tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS,” ungkap Marzuki. (C-19)