CIREBON, (KC Online).-

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon menemukan 5.126 Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Saat DPT ditetapkan oleh KPU beberapa waktu lalu, terdapat DPT sejumlah 1.660.155, namun akhirnya setelah diteliti lagi, hanya ada 1.653.833.

Komisioner KPU Bidang Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Marzuki Rais mengatakan, penelusuran KTP ganda ini atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah menemukan indikasi adanya KTP ganda tersebut.

“Kemarin kita telah melakukan sinkronisasi dan pengecekan langsung, ternyata benar terdapat KTP ganda, setelah itu kita keluarkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Pencermatan (DPTHP), dan hasilnya ada 5.126 KTP ganda yang berakibat kepada berkurangnya jumlah DPT yang telah kita tetapkan,” kata Marzuki, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, sebetulnya DPTPH tidak ada dalam tahapan pancalegan maupun pilpres. Namun, KPU wajib menindaklanjuti hasil temuan dari Bawaslu. “Bawaslu menemukan KTP ganda ini setelah ada pengecekan kembali dari hasil DPT yang telah kita tetapkan,” tuturnya.

Marzuki menambahkan, adanya KTP ganda biasanya disebabkan tidak melapornya seseorang saat akan pindah ke tempat lain.

“Atau bisa saja saat petugas memasukkan data hak pemilih secara online, kemudian aplikasi lemot, dan petugas itu akhirnya mengklik dua kali, maka itu terdatanya sampai dua kali, padahal saat diklik pertama saja datanya sudah masuk. Jadi, terdapat berbagai kemungkinan kenapa KTP seseorang bisa ganda,” tukasnya.

Sementara itu,  jelang diumumkannya Daftar Calon Tetap (DCT) untuk pileg yang akan dilaksanakan pada 20 September, KPU terus melakukan berbagai persiapan. “Saat ini DCT terus disusun, kita siap mengumumkan DCT pada 20 September mendatang,” kata Marzuki.

Untuk kuwu yang telah masuk ke dalam DCS, menurut Marzuki, belum semua kuwu telah memberikan surat keterangan mundur dari jabatannya. Terdapat lima kuwu yang mengikuti Pileg 2019 mendatang. “Tapi kami akan menunggu hingga tanggal 19 September mendatang agar surat pengunduran diri mereka sebagai kuwu kita terima,” ujarnya.(C-11)