WAKIL Kepala Sekolah (Wakasek) Pembina Osis SMAN 2 Kuningan, Eman (kanan) bersama para penyelenggaran pemilihan ketua Osis (Pilkasis) periode 2018/2019, berfoto bersama di sekolah setempat, Kamis (6/9/2018). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Pemilihan Ketua Osis (Pilkasis) SMA Negeri 2 Kuningan dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi elektronik voting. Pemilihan langsung melalui teknologi digital ini dapat digelar berkat kreatifitas dan ketekunan dalam pembelajaran serta pengembangan teknologi informasi (TI) di sekolah.

Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Fadhil Afif, Kamis (6/9/2018), mengungkapkan, Pilkasis SMAN 2 Kuningan periode 2018/2019 diikuti enam calon yakni Rama Putra, Ecky Riki, Dwi Nugraha, Muhammad Dzikri, Donny Prasetya dan Rhaka Fajar. Mereka bersaing meraih suara dari sebanyak 1.150 siswa ditambah suara guru dan TU sebagai pemilih.

Hingga terpilih tiga kepengurusan Osis periode 2018/2019, yakni Dwi Nugraha sebagai Ketua Umum Osis, Rama Putra Wakil Ketua I dan Donny Prasetya menjadi Wakil Ketua II.

“Keenam calon ketua Osis tersebut diberi kesempatan untuk melakukan kampanye sambil menyampaikan visi dan misinya untuk satu tahun ke depan dan mengikuti debat publik dihadapan para pemilik hak suara dengan dipandu tim pengarah yang terdiri dari guru, TU dan Osis dengan berjumlah 6 orang,” katanya.

Menurut programer aplikasi elektronik voting, M Nur Yasin dan Bisma, Pilkasis melalui teknologi digital ini dalam penghitungan suara lebih mudah diketahui hasilnya dan hemat kertas. Kemudian efisiensi waktu dan mampu menekan angka golput. Karena seluruh siswa dapat menyalurkan aspirasinya, kecuali yang tidak dapat hadir ke TPS.

“Namun karena Pilkasis lewat aplikasi elektronik voting ini baru pertama kali dilakukan, tentunya masih ada kekurangan,” ujarnya.

Mantan ketua Osis periode sebelumnya, Fathon Mubina, mengatakan, ke depan Pilkasis harus lebih baik dan perlu disempurnakan. Termasuk dukungan kelengkapan sarana dan prasana harus lebih lengkap demi terwujudnya kelancaran Pilkasis.

Kepala SMAN 2 Kuningan, H Jaja Subangja, mengemukakan, Pilkasis yang dilakukan secara demokratis dan terbuka dengan menggunakan teknologi digital dalam rangka pembelajaran serta pengembangan TI di sekolah.

“Selain itu siswa belajar untuk hidup berdemokrasi dengan saling menghargai pendapat serta terbangun persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan tujuan bersama terpilihnya kepengurusan Osis yang baru,” tuturnya.(Eman/KC Online)