DUA anggota Polsek Indramayu sedang memperlihatkan dua ayam jago yang diamankan. Menyusul penggrebekan arena sabung ayam di Blok Karangbaru, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, Selasa (11/9/2018). Udi/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Jajaran Polsek Indramayu menggerebek arena sabung ayam di Blok Karangbaru, Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Para pemain kocar-kacir melarikan diri takut tertangkap petugas.

Polisi hanya dapat mengamankan dua ekor ayam jago, kurungan ayam, 8 pasang sandal jepit, satu ember plastik, dan lima unit motor yang ditinggalkan para pemain. Barang bukti ini selanjutnya dibawa ke mapolsek setempat sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita hanya mengamankan barang buktinya saja sedangkan para pelakunya melarikan diri. Di lokasi tersebut ditengarai beberapa kali digunakan sebagai arena sabung ayam,” tutur Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Arif Fajarudin melalui Kapolsek Indramayu kota Ajun Komisaris Karyaman, Selasa (11/9/2018).

Dikatakan Karyaman, penggrebekan itu berbekal informasi dan pengaduan dari masyarakat. Menyusul dugaan kuat jika para pemainnya saat menggelar sabung ayam melakukan perjudian dengan cara taruhan uang. Penggrebekan yang dipimpin oleh dirinya ini langsung mendatangi lokasi yang disebutkan dengan cara melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Ternyata saat dilakukan penyelidikan benar ada aktifitas sabung ayam tersebut. Kemudian dengan membagi tugas serta menyebar di lokasi langsung melakukan penggrebekan. Rupanya kedatangan polisi ini terendus para pemain hingga mereka penyabung ayam ini kocar-kacir melarikan diri dengan meninggalkan barang bukti.

Sementara, personel Polsek di lokasi sabung ayam hanya mendapati dua ekor ayam jago yang sedang bertarung, serta delapan pasang sandal jepit, ember plastik, serta lima unit sepeda motor yang diduga sebagai kendaraan pemain yang digunakan mendatangi arena sabung ayam itu. Kemudian semua barang bukti tersebut dibawa ke Mapolsek setempat guna dilakukanya penyelidikan lebih lanjut.

Masih dikatakan Karyaman penindakannya tersebut merupakan salah satu bentuk komitemen polisi terhadap kegiatan yang meresahkan warga masyarakat, baik menyangkut penyakit masyarakat (pekat) maupun keresahan lain-lainnya.

“Sesuai instruksi dan perintah Kapolres kami laksanakan. Terutama yang menyangkut dengan penyakit masyarakat yaitu bebas minuman keras (miras), bebas perjudian, bebas knalpot bising, bebas prostitusi, geng motor. Semuanya itu bertujuan untuk membuat wilayah khususnya kecamatan Indramayu kondusif dan umumnya kabupaten Indramayu yang aman, tertib, dan nyaman,” kata dia. (Udi/KC Online)