KANIT Reskrim Polsek Indramayu, Ajun Inspektur Satu Polisi (Aiptu) Heriyongen didampingi anggotanya memperlihatkan barang bukti kartu remi, karpet dan uang yang disita dari tiga orang pemain judi remi, Rabu (12/9/2018). Udi/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Unit Reskrim Polsek Indramayu berhasil mengamankan tiga orang yang sedang bermain kartu remi dengan taruhan uang. Mereka digerebek di belakang bangunan toko di Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu saat asik menggelar perjudian tersebut.

Ketiganya adalah FR (21 tahun), warga Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, HE (38 tahun), asal jalan Sunan Kali Jaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dan SJ (53 tahun), penduduk Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan satu set kartu remi berjumlah 52 lembar warna merah, uang taruhan sebanyak Rp. 160.000,- serta, satu bohlam dan lapak karpet warna biru yang diduga sebagai alas permainan kartu remi itu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan di mapolsek setempat.

Penggrebakan tersebut dibenarkan Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Arif Fajarudin melalui Kapolsek Indramayu Ajun Komisaris Karyaman, Rabu (12/9/2018).

Dikatakan Karyaman, pengungkapan itu berawal anggota piket piket Reskrim mendapat informasi dari warga yang menyatakan jika di belakang bangunan toko percetakan ada kerumunan orang yang sedang bermain judi menggunakan kartu remi, Senin (10/9/2018) sekira pukul 02.00 WIB.

Taruhan uang

Usai mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya sejumlah petugas langsung melakukan pengecekan dan penyelidikan. Tiba di lokasi ternyata benar ada kerumunan orang yang diduga sedang bermain judi remi taruhan uang.

“Saat itu pula anggota langsung melakukan penggerebekan, dan berhasil mengamankan tiga orang berikut barang buktinya. Hanya saja empat orang lainnya berhasil melarikan diri. Selanjutnya pelaku yang tertangkap ini dibawa ke Polsek Indramayu berikut barang buktinya untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Saat menjalani pemeriksaan, mereka mengakui perbuatannya. Bahkan satu dari tiga orang ini, lanjut Karyaman, pernah dipenjara dengan kasus yang sama yaitu perjudian. “Karena perbuatannya melanggar Pasal 303 tentang Perjudian, maka mereka terancam masuk penjara dengan ancaman hukuman 4 hingga 10 tahun penjara,” tegasnya. (Udi/KC Online)