SEBANYAK 845 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti wisuda Sarjana dan Magister ke XVIII yang diselenggarakan di Hotel Apita, Selasa (30/10/2018).

Dari 845 mahasiswa ini, sebanyak 526 wisudawan merupakan wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 182 wisudawan Fakultas Ekonomi Syariah, 104 wisudawan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah serta 33 wisudawab Program Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon H Sumanta mengatakan, wisudawan dan lulusan ataupun alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharapkan bisa berkiprah di tengah masyarakat. Selain itu, Sumanta juga berharap agar alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa mengamalkan dan memberikan ilmunya kepada masyarakat.

“Tentu harapan kami lulusan ini bisa berkiprah di masyarakat. Misalnya ilmu yang diperoleh di kampus bisa ditransformasikan kepada masyarakat,” kata Sumanta seusai acara.

Dalam wisuda kali ini, tema yang diusung yakni meneguhkan wisudawan muslim yang toleran dan ulil albab. Sumanta juga mengatakan, tema yang diusung kali ini agar wisudawan ataupun lulusan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga bisa menebarkan kedamaian di tengah- tengah masyarakat.

“Toleran itu damai, ulil albab itu pandai. Dua variabel ini kita jadikan tema agar lulusan mampu berekpresi melalui ilmu pengetahuan yang didapat selama belajar di IAIN,” katanya.

Selain itu, Sumanta juga berharap agar wisudawan ataupun lulusan IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa mengoptimalkan kemampuannya di masyarakat.

“Kalau ada perpecahan, saya harap lulusan IAIN jadi penyatunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, H Djamali S juga mengharapkan agar alumni IAIN bisa menebarkan ilmunya dengan cara yang baik. Djamali juga mengatakan alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus jadi penyejuk di Masyarakat. “Kami tidak ingin alumi IAIN terbawa arus pemahaman yang radikal,” katanya. (Fanny)