Kiagus Abdul Aziz Muslim Siap Berdayakan Ekonomi Kerakyatan

PRIA yang juga sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Jawa Barat (Jabar) VIII ini, terus bergerak ke bawah untuk meraih suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 nanti. Ia pun akan berdayakan ekonomi kerakyatan yang menurutnya selama ini kurang diperhatikan, jika dirinya duduk di parlemen nanti.

Kiagus Abdul Aziz Muslim nama lengkapnya. Pria berkacamata yang maju sebagai Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan ini mengaku, saat ini dirinya tengah fokus bergerak melakukan pendekatan ke sejumlah tokoh masyarakat, ulama, para pengusaha, serta kaum milenia seperti club-club sepeda, motor, sepak bola, para santri dan para pemilih pemula.

Ia yang pernah menerima Beasiswa Super Semar 1992 ini mengaku, upaya yang dilakukan dirinya dalam meraih suara pun tentu mengedepankan sportivitas dalam bersaing dengan para caleg lain di dapilnya yang meliputi Kota/Kabupaten Cirebon dan Indramayu ini, seperti yang tertuang dalam aturan yang berlaku.

Kader partai banteng ini, menjabat sebagai Wakil Ketua Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Maka, atas bidang yang ditekuninya dalam partai perlu untuk diimplementasikan di masyarakat yang ada di dapilnya itu.

“Kebetulan saya membidangi pemberdayaan ekonomi kerakyatan, maka saya akan dorong agar bisa diterapkan. Yakni dengan memberikan pembinaan-pembinaan kepada UKM-UKM, serta meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat kecil yang ada di kita,” kata Aziz yang pernah menjadi Wisudawan Terbaik 1992 ini.

Pria ini yang juga masuk dalam jajaran Direksi RSIA Khalishah Palimanan ini pun melanjutkan, tak hanya mendorong agar ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat kecil, jika nanti terpilih, ia pun akan meningkatkan kesehatan masyarakat yang tidak tersentuh oleh program kesehatan oleh pemerintah seperti KIS dan BPJS Kesehatan.

“Jadi nanti kita akan bantu menggulirkan melalui BPJS mandiri bagi masyarakat yang belum tersentuh. Serta meningkatkan agar daerah kita menjadi lebih agamis, kabupaten/kota yang sebagai kota santri, kota wali, serta melsetraikan dan meningkatkan kebudayaan yang ada di kita,” kata Aziz yang juga aktif di PCNU Kabupaten Cirebon ini.

Ia mengaku, jika sampai dirinya duduk di tingkat parlemen nanti, program-program yang akan diajukan dan digulirkan bagi masyarakat yakni yang benar-benar bisa menyentuh serta yang dibutuhkan oleh masyarakat di dapilnya.

Bahkan, kata pria lulusan Teknik Industri di Universitas Jendral Ahmad Yani Bandung ini, setalah nanti menjadi anggota DPR RI, dirinya akan membangun rumah-rumah aspirasi, baik di wilayah timur, barat, utara, selatan Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Indramayu.

“Dalam hal ini akan kita bentuk devisi-devisi, seperti lembaga yang membidangi hukum untuk perlindungan masyarakat tanpa dibayar, serta memberdayakan ekonomi kerakyatan dengan membentuk koperasi-koperasi, serta terkait komunkasi dan informasi kepada masyarakat secara proporsional, dan bidang kesehatan,” kata Aziz mengakhiri. (Ismail/KC)