PJ Sekda Kabupaten Kuningan, H. Dadang Supardan, ketika membuka giat Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Mandirancan, di Desa Nanggela, Selasa (9/10/2018). Erix/ KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Menghadapi pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Kuningan, Kecamatan Mandirancan menggelar lomba MTQ antar desa, di Desa Nanggela, Selasa (9/10/2018).

Kegiatan ini untuk mematangkan persiapan menuju MTQ yang direncanakan bakal digelar di Kecamatan Japara pada akhir November 2018.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, H. Dadang Supardan, mengapresiasi kegiatan tersebut, sekaligus bahagia menyaksikan antusiasnya para peserta, serta masyarakat yang hadir dalam pembukaan acara tersebut. Hal ini mendukung terwujudnya visi Kabupaten Kuningan yang “Agamis”.

“Betapa besar perhatian masyarakat akan daya tarik kitab Suci Alquran. Khususnya bagi umat Muslim serta kecintaan terhadap keagungan kitab Suci Alquran,” katanya.

Dikatakannya, MTQ sesungguhnya bukan sekadar memperlihatkan keterampilan qori dan qoriah dalam melantunkan keindahan ayat-ayat suci Alquran. Namun juga menyampaikan pesan-pesan suci bahwa Alquran adalah sumber kebenaran.

“Alquran merupakan sumber kebenaran, kebaikan, kesejahteraan dan keselamatan serta mengandung nilai-nilai pembentuk akhlak manusia paripurna, yang sangat penting bagi kita,” tuturnya.

Sebagai seorang Muslim, lanjutnya, seseorang diperintahkan Allah untuk menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Alquran secara komprehensip (Kaffah). Artinya, Alquran dijadikan rujukan dalam setiap gerak dan langkah dalam perjalanan hidup dan kehidupan di muka bumi.

Dadang mengharapkan, melalui momentum MTQ tingkat Kecamatan Mandirancan dapat memberantas buta aksara Alquran serta masyarakat lebih mencintai dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari. Sehingga masyarakat mendapat rahmat, dan hidayah dari Allah Swt.(Erix/KC Online)