SEJUMLAH seniman dari berbagai komunitas yang tergabung dalam PAMMI Kabupaten Kuningan, secara serempak melakukan penggalangan dana bagi para korban bencana alam di Palu, bekerja sama dengan Polsek setempat, berlangsung di Kecamatan Luragung dan Oleced, Kamis (11/10/2018). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Seniman yang tergabung dalam Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Kuningan menggalang dana untuk para korban bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Selawesi Tenggara.

Kegiatan sosial yang dikemas dalam pentas musik dangdut peduli bencana ini diselenggarakan di empat titik kawasan mulai Minggu (7/10/2018).

Ketua DPC PAMMI Kabupaten Kuningan, Asep Safari, mengungkapkan,pihaknya merasa panggil untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala melalui kegiatan pentas musik yang didukung komunitas seni.

Sehingga dapat mengetuk kepedulian pengunjung yang datang untuk menyisihkan hartanya demi membantu korban terdampak bencana.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para donator yang telah menyumbangkan hartanya untuk berbagi dan akan diserahkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Mudahan-mudahan melalui kegiatan sosial ini dapat meringankan beban korban bencana,” katanya.

Pentas musik dangdut peduli bencana diawali di Kecamatan Luragung, hingga mampu menghimpun dana sebesar Rp 10 juta lebih. Selanjutnya kegiatan serupa dilaksanakan di Simpang Tiga Jl Olaced Lebakwangi, Kamis (11/10/2018) dan terhimpun Rp 7 juta lebih.

Ditambah dari beberapa grup musik saat manggung dalam acara hajatan, seperti dari Yudistira Grup terkumpul Rp 950.000. Rina CS Rp 300.000 dan dari SSC Cibingbin terhimpun dana Rp 2.300.000. Sehingga keseluruhan dana yang terkumpul sementara mencapai Rp 20.952.000.

Sementara itu pertunjukan berikutnya dijadwalkan akan berlangsung di komplek Pasar Baru Kuningan dan lingkungan Toserba Kecamatan Jalaksana.

“Pentas musik ini juga dapat terselenggara berkat kerja sama dengan unsur Muspika masing-masing,”katanya.(Eman/KC Online)