KAPOLRES Cirebon, Ajun Komisaris Besar, Suhermanto didampingi Waka Polres, Komisaris Jarot dan Kasat Narkoba, Ajun Komisaris, Joni menunjukan barang bukti Ratusan Ribu Obat-obatan terlarang dan Narkoba jenis Sabu dengan tiga tersangka saat pers rilis di Mapolres Cirebon, Rabu (3/10/2018).* Iwan/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Polres Cirebon berhasil mengamankan 300 ribu butir pil dekstro dan 25.500 pil jenis Trihexipenidyl dari tangan EF, Selasa (2/10/2018). EF yang merupakan warga Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung ini, ditangkap jajaran Polsek Talun di parkiran sebuah minimarket yang ada di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Satu pelaku yang rencananya akan bertransaksi dengan EF melarikan diri saat akan ditangkap. Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Suhermanto menduga EF merupakan bandar besar karena pil yang ada di tangannya berjumlah cukup besar.

“Pada Selasa lalu, pukul 03.00 WIB, jajaran Polsek Talun mendapatkan laporan bahwa ada mobil yang mencurigakan terparkir di halaman minimarket tersebut. Tim unit piket Polsek Talun lantas mengecek ke lokasi kejadian, dan akhirnya didapatkan EF sedang membawa banyak pil desktro tersebut. Kami menduga dia bandar besar,” kata Suhermanto, Rabu (3/10/2018).

Menurutnya, saat petugas dari Polsek Talun tersebut menggeledah isi mobil, didapatkan pil desktro dan Trihexipenidyl tersebut dibungkus dalam bentuk lempengan yang disimpan di bagian belakang mobil.

“Akan diedarkan ke siapa dan ke mana, kita masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

EF melanggar Pasal 196 jo Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. “Sementara kepada pelaku yang masih buron kita terus melakukan pencarian,” katanya.

Pada Selasa (25/9/2018) lalu, Polres Cirebon pun berhasil mengamankan A, warga Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, yang kedapatan memiliki 85 butir pil tramadol dan  43 butir pil trihex.

“A kita tangkap di rumahnya di Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala. Setelah diinterogasi, A menjelaskan bahwa obat tersebut didapatkan dari seseorang bernama Asep yang merupakan warga Kota Cirebon, saat ini A kita masukkan daftar pencarian orang,” kata kepala Satuan Narkoba Polres Cirebon, Ajun Komisaris Joni.(C-11)