RAPAT Koordinasi antara Panitia Tour de Linggarjati dengan camat dan kepala desa yang wilayahnya menjadi jalur lintasan TdL, di RM Lembah Ciremai, Kecamatan Kramatmulya, Senin (8/10/2018). Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Seluruh warga Kabupaten Kuningan diminta untuk berpartisipasi aktif memeriahkan penyelenggaraan kejuaraan balap sepeda “Tour de Linggarjati” (TdL) pada 26-28 Oktober 2018. Sehingga pada pelaksanaannya nanti, even ini bisa berjalan sukses dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pariwisata daerah.

Ketua Panitia Tour de Linggarjati Tahun 2018, Agus Sadeli, menyatakan keoptimisannya untuk kembali mengulang sukses penyelenggaraan even bertaraf internasional ini. Karena berbagai daya dukung dan persiapan yang dilakukan sudah menuju pada tahap pematangan.

Mulai dari jalur tempuh yang melintasi 188 desa di 18 kecamatan, penginapan peserta, sponsorship, hingga ajang promo bagi produk-produk andalan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kabupaten Kuningan.

“Panitia TdL selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kuningan selaku pihak yang bertugas dalam pemeliharaan serta perbaikan jalan/jembatan, dan DPUPR sudah menyatakan kesiapannya untuk dapat memastikan kelayakan jalan pada jalur lintasan TdL,” katanya saat rapat koordinasi dengan camat dan kepala desa, yang wilayahnya menjadi lintasan TdL, di RM Lembah Ciremai, Kecamatan Kramatmulya, Senin (8/10/2018).

Menurutnya, kerja sama yang dibangun dengan pihak kecamatan dan desa agar senantiasa sinergis dalam segala aspek. Terutama untuk pengaturan jadwal penggunaan jalan, supaya tidak sampai mengganggu pelaksanaan TdL, akibat digunakan untuk acara hajatan pernikahan dan sebagainya.

“Seluruh pimpinan wilayah yang menjadi jalur lintasan TdL dikumpulkan untuk menjaga kesolidan dan kesiapannya menyukseskan even ini. Harapannya, seluruh warga dapat berpartisipasi aktif memeriahkan even ini.Paling tidak satu minggu sebelum pelaksanaan, jalan yang menjadi jalur lintasannya steril. Tidak hanya jalan diperbaiki, tapi warga sekitar juga harus menjaga kebersihan lingkungannya,” tutur Agus.

Angkat potensi daerah

Ia menyebutkan, kejuaraan balap sepeda berjarak 245 kilometer ini akan mendorong potensi Kabupaten Kuningan sebagai “hot prospect” dalam menumbuhkan industri meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

Karena tak hanya hotel dan restoran yang mendapatkan berkah dari hadirnya pembalap sepeda dari luar, juga ditambah masyarakat yang akan menyaksikannya, akan membuat para pedagang laris yang berjualan di tiap ruas jalur lintasan TdL.Hingga menjadi wisata konvensi yang menguntungkan bagi daerah.

“Bisa diperkirakan selama tiga hari berlangsungnya acara, dengan crowd audience yang sangat ramai, tentu perputaran uang dari hasil transaksi-transaksi yang terjadi bisa mencapai belasan miliar rupiah. Semoga masyarakat Kuningan bisa memanfaatkan event TdL dengan sebaik-baiknya,” katanya.(Erix/KC Online)