Atlet wushu Kabupaten Kuningan, Mutia Azzela berhasil menyumbangkan dua medali perak pada Porda XIII/2018 Jawa Barat di Kabupaten Bogor, yang berlangsung Selasa (2/10/2018). Eman/KC Online

KUNINGAN, (KC Online)

Atlet wushu Kabupaten Kuningan, Mutia Azzela berhasil menyumbangkan dua medali perak pada Porda XIII/2018 Jawa Barat di Kabupaten Bogor, yang berlangsung Selasa (2/10/2018).

Pada laga final nomor cang quan, Mutia Azzela dikalahkan Monica dari Kabupaten Sukabumi dengan pebedaan nilai tipis yakni 9.45 bagi Mutia dan 9.60 bagi Monica.

Kemudian pada nomor dou shu yang ditandingkan pada Rabu (3/9/2018), Mutia kembali meraih perak dengan skor 9,52 berbeda tipis dengan lawan dari Sukabumi yang juga atlet SEA Games yang meraih skor 9,61.

“Hal ini merupakan langkah awal yang baik untuk nomor spesialisasinya, yakni dan shu (golok selatan) dan toya,” kata Ketua Umum Pengcab Wushu Kabupaten Kuningan, H. Jajat Sudrajat, yang selalu memberikan support kepada atlet setiap pertandingan berlangsung.

Menurutnya sejak babak kualifikasi (BK) Porda, wushu diyakini akan dapat merasih emas kerena sudah kelihatan unggul. Namun target itu meleset, karena ternyata ada kebijakan free card bagi juara SEA Games untuk ikut Porda tanpa tahapan BK.

“Makanya saat Porda, tenyata lawan main Mutia dari Sukabumi atlet SEA Games. Jadi Kuningan harus kalah dan hanya mendapat perak,” katanya.

Namun lanjutnya, masih ada kesempatan lagi pada nomor laga taolu dan sanda yang akan dipertandingkan lagi dan diharapkan bisa meraih emas.Kemudian ada potensi medali juga pada atlet Puti Kautsar yang berlaga pada nomor lainnya.

Meskipun meleset dari target emas, namun Jajat dan pengurus lainnya merasa bangga. Karena dengan wushu di Kabupaten Kuningan yang baru dua tahun berdiri bisa membuktikan keseriusannya dalam mencetak bibit-bibit atlet andalan wushu dari putera daerah.

“Kami berharap ke depan wushu bisa lebih berkembang, maju dan mampu meregenerasi atlet lainnya untuk bisa menyumbangkan prestasi bagi Kuningan. Tidak sebatas pada Porda, namun harus bisa berlaga pada PON dan SEA Games, “ kata Jajat.(Eman/KC Online)