SEBUAH bus terbakar di Tol Cipali KM 156.400 (A) atau masuk wilayah Desa Sahbandar, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (13/11/2018) siang.* Ist/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Sebuah bus terbakar di Tol Cipali KM 156.400 (A) atau masuk wilayah Desa Sahbandar, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (13/11/2018) siang.

Menurut Kanit 9 PJR Tol Cikopo Palimanan (Cipali) Ajun Komisaris Azis Sarifudin, insiden kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting di bagian mesin bus Damri jurusan Purwokerto-Jakarta tersebut.

Akibatnya, badan bus yang dikemudikan Supangat, warga Desa Kranggan, Pekuncen, Banyumas, hangus. “Datang dari arah Cikopo menuju Palimanan. Setiba di TKP, diduga mengalami korsleting pada bagian mesin. Sehingga api mulai mengepul dari belakang bagian kanan dengan posisi akhir kendaraan normal di bahu jalan,” katanya.

Dalam insiden itu tidak ada korban. “Penumpang dievakuasi ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan. Berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Sementara itu, belum lama ini, PT Lintas Marga Sedaya dan Patroli Tol Cipali menggelar operasi zebra lodaya 2018 di tol Cipali. Operasi itu resmi yang digelar setiap tahunnya bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran berlalu lintas, dan menyambut Operasi Lilin jelang Natal dengan Tahun Baru.

Operasi ini dinamakan “Operasi Speedgun” untuk melakukan penindakan kepada semua kendaraan yang telah melanggar batas kecepatan di jalan tol baik kecepatan minimum ataupun kecepatan maksimum, di mana batas aturan kecepatan maksimum 100 KM/jam dan aturan batas kecepatan minimum 60 KM/jam.

Dalam Program Operasi Speedgun ini, petugas dibagi menjadi 3 tim yaitu tim penembak, tim perlambatan, dan tim penindakan. Masing-masing tim memiliki tugas yang berbeda. Tim Penembak bertugas untuk membidik setiap kendaraan yang melintas dengan alat pengukur kecepatan kendaraan yang disebut speedgun, kemudian Tim Penembak memberikan laporan kepada Tim Perlambatan untuk menyeleksi kendaraan yang melanggar batas kecepatan dan langsung diarahkan ke Tim Penindakan untuk diberikan tilang.

“Kami tidak bosan memberikan informasi dan tindakan kepada para pengguna jalan, dan telah menjaring 99 kendaraan yang melanggar batas kecepatan di Jalan Tol Cipali selama dua kali dilaksanakan kegiatan operasi speedgun,” ungkap Kanit PJR Tol Cipali, Ajun Komisaris Azis Sarifudin.

Selain itu, General Manager Operasional PT Lintas Marga Sedaya, Suyitno menegaskan, pada kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung-jawab manajemen terhadap pengguna tol Cipali.

“Kegiatan Operasi Speedgun ini rutin dan terus dilaksanakan sebagai tanggung jawab kami dalam upaya untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan tingkat fatalitas. Kami berharap dengan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat mengurangi kecelakaan di Jalan Tol Cipali,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada pengguna jalan yang tertib mematuhi aturan batas kecepatan berupa e-Toll dan merchandise ekslusif. “Jadi, tidak berupa penilangan saja, ada apresiasi yang kami berikan,” imbuhnya. (C-24)