CIREBON,(KC Online).-

Dokumen pengajuan pelantikan Walikota Cirebon terpilih, H Nashrudin Azis dan Hj Eti Herawati sudah diajukan kepada Gunernur Jawa Barat yang akan diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri, Kamis (8/11/2018).

Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno mengatakan,  DPRD melalui Sekretaris DPRD dan Asisten Bidang Pemerintahan  sudah mengajukan dan menyerahkan dokumen pelantikan kepada Gubernur Jawa Barat.

Menurut Edi, seluruh persoalan dokumen pengajuan pelantikan sudah lengkap. “Pengajuan pelantikan semua sudah clear. Pak Agus Mulyadi dari Pemkot dan Sekwan sudah ke Gubernur hari ini,” kata Edi.

Kementerian Dalam Negeri sendiri menurut paling lama 14 hari untuk menetapkan waktu pelantikan setelah menerima dokumen tersebut.

Edi mengatakan,  jika dokumen tersebut sudah sampai pada Gubernur dan Kemendagri, maka kemungkinan besar pelantikan akan dilakukan pada akhir November atau awal Desember.

“Kalau sekarang berarti kan paling tidak awal Desember telat- telatnya. Tapi hari ini dokumen sudah dikirim ke Gubernur,” katanya.

Mengenai pembahasan APBD Kota Cirebon, Edi mengatakan,  pasangan Azis- Eti tidak dilibatkan dalam mekanisme pembahasan. Edi mengaku pembahasan APBD Kota Cirebon tahun 2019 mendatang masih berpatokan pada Penjabat Walikota Cirebon.

Namun demikian Edi mengatakan pasca putusan Mahkamah Konstitusi, tim dari pasangan Azis- Eti sudah sounding kepada Badan Perencanaan Daerah Kota Cirebon.

“Kita masih berpatokan dengan Pj yang sekarang untuk membahas APBD Kota Cirebon. Tapi tim dari Azis- Eti sudah mengisi program kerja sesuai dengan visi misi dengan anggaran Rp 25 miliar itu, ploting anggaram sudah,” imbuhnya. (Iskandar)