SEJUMLAH pejabat daerah melakukan aksi longmarch di jalan Siliwangi – Kuningan, pada giat Deklarasi Pemilu Bersih yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Kuningan, Minggu (25/11/2018).* Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, penyelenggara, pemerintah,  aparat keamanan, dan sejumlah komponen masyarakat Kabupaten Kuningan lainnya  menyatakan tekad  untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang jujur, adil, aman, tertib dan damai dalam  kegiatan Deklarasi Pemilu Bersih dan Berintegritas pada Pemilu 2019, di hari bebas kendaraan bermotor (car free day),Minggu (25/11/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kuningan dengan dihadiri Bupati H. Acep Puranama, Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Iman Setiawan, perwakilan Kodim 0615/Kuningan, Ketua  Bawaslu Kabupaten Kuningan Jubaedi,  Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Hj. Heni Susilawati, para ketua parpol peserta pemilu serta unsur masyarakat lainnya ini  dimulai dengan berjalan kaki bersama dari depan Pendopo Gedung Pemerintah Kabupaten Kuningan, melintasi jalan Siliwang menuju panggung acara di depan Masjid Agung  Syiarul Islam Kuningan.

Menurut Acep, aksi deklarasi pemilu ini menunjukan upaya kesiapan dalam menyukseskan Pemilu 2019 di Kabupaten Kuningan yang berkualitas, sejuk, damai, bersih, berintegritas, dan bermartabat.

“Hajat demokrasi  akan dilaksanakan pada  Rabu, 17 April 2019 untuk memilih  DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden. Sukses dalam  kegiatan akan terwujud, apabila seluruh komponen saling bahu membahu mendukung pelaksanaan pemilu  dengan didasarkan pada peraturan perundang-undangan serta menghormati hak-hak politik setiap warga negara,” katanya.

Bupati juga mengajak kepada masyarakat  untuk dapat melaksanakan secara benar dan baik seluruh tahapan Pemilu 2019 sesuai dengan peraturan. Kemudian harus mampu menciptakan suasana yang kondusif.

“Kami berharap semua dapat mewujudkan pemilu sebagai wahana edukasi politik bagi Kabupaten Kuningan.Laksanakan kampanye dengan damai, anti hoaks, anti sara dan anti politik uang, serta jaga persatuan dan kesatuan  bangsa. Ingat Perbedaan dalam demokrasi itu merupakan suatu ciri khas dinamika demokrasi. Jadikan perbedaan itu indah demi tujuan mulia yang sama, dalam bingkai prinsip Bhineka Tunggal Ika,” tuturnya.

Menurutnya, pemilu merupakan salah satu pilar demokrasi sekaligus wahana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis dan mendapatkan legitimasi yang kuat serta amanah.

Dibacakan

Dalam kesempatan itu dilakukan pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Bersih dan Beintegritas oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lemabaga Bawaslu Kabupaten Kuningan,  Abdul Jalil Hermawan, yang kemudian diikuti oleh peserta lainnya.

Setelah itu naskah deklarasi tersebut ditandatangani oleh seluruh unsur  terkait di atas panggung, yang dilanjutkan dengan pertunjukkan kesenian tradisional.(C-27)