KOMISARIS Utama PT. Bank Syariah Mandiri, Mulya E Siregar (Kiri) didampingi Direktur Bank Mandiri Syariah, Putu Rahwidhiyasa menyampaikan paparannya dalam kegiatan Media Training Mandiri Syariah, di Grage Sangkan Hotel Kuningan, Rabu (28/11/2018).* Epih/KC Online

KUNINGAN,(KC Online).-

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) akan menerapkan prinsip “Sustainable Finance”  pada 2019. Rencana program itu disampaikan Komisaris Utama Mandiri Syariah, Mulya E Siregar bersamaan dengan Rencana Bisnis Bank pada 2019 sesuai ketentuan POJK 51 Tahun 2017 dalam Media Training Mandiri Syariah di Grage Sangkan Hotel Kuningan, Rabu (28/11/2018).

Ia mengungkapkan, sebelum ketentuan OJK lahir, bank syariah sudah berkomitmen pada implementasi prinsip sustainability di dalam ketentuan dan operasionalnya. Karena sustainability sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah atau tujuan syariah yakni kemaslahatan umat dan lingkungan.

“Aktivitas perbankan yang dijalankan Mandiri Syariah sejalan dengan maqasid al syariah atau nilai-nilai syariah. Kini menjadi makin kuat sejalan POJK 51 tahun 2017,” katanya.

Menurutnya,  terdapat dua kelompok besar dalam program Sustainable Finance Mandiri Syariah. Selain Sustainable Finance terkait bisnis, yang mencakup, product and services, governance, dan capacity building. Kemudian sektor bisnis yang diutamakan adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur khususnya pada program-program pemerintah.

“Ini upaya kami dalam mewujudkan konsep bahwa bank syariah mampu mengembangkan ekosistem yang tak hanya berorientasi internal tetapi juga berdampak positif secara luas untuk masyarakat dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Mulya E Siregar menyebutkan,  dalam implementasinya Mandiri Syariah telah menjalankan berbagai program Sustainable Finance.  Di antaranya Program Desa Mandiri Syariah, Program Mandiri Syariah Mengalirkan Berkah, Program ISDP, program bantuan bencana alam contohnya untuk Lombok dan Palu dan sebagainya.

Direktur Mandiri Syariah, Putu  Rahwidhiyasa menuturkan, meskipun program Sustainable Finance baru akan dijalankan pada 2019 sesuai regulasi OJK, namun pihaknya telah memulainya melalui salah satu program yaitu Program Desa Mandiri Syariah di Lampung.

“Program Desa Mandiri merupakan pilot project yang dimulai awal November dengan pemberdayaan 100 petani , yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan melalui penerapan pertanian sehat,” katanya.(C-11)