CIREBON,(KC Online).-

Pasar otomotif roda empat di wilayah Cirebon hingga Oktober 2018 mengalami pertumbuhan hingga mencapai 13 persen,  dengan total jumlah kendaraan terjual sebanyak 1,532 unit per bulan. Kondisi ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai rata-rata 1.357 unit  per bulan.

Kepala Wilayah (Kawil) PT. Astra International Tbk Daihatsu Area Jawa Barat (Jabar), Kroda Kalantara mengungkapkan, di Jabar hingga Oktober 2018 pasar otomotif roda empat secara keseluruhan mencapai 7.555 unit per bulan, atau naik 11 persen dibandingkan tahun 2017, dengan total rata-rata per bulan terjual sebanyak 6.033 unit.Dari total angka penjualan ini, lanjutnya, Daihatsu masih menempati penjualan tertinggi ke dua di Jabar.

“Harus kita akui dengan tumbuhnya pasar otomotif roda empat di Jawa Barat, termasuk di wilayah Cirebon ini tidak akan lepas dari faktor ekonomi yang tumbuh,” katanya dalam acara Daihatsu Media Gathering di Grage Hotel Cirebon, Rabu (21/11/2018).

Menurutnya, wilayah Cirebon dengan pertumbuhan pasar otomotif roda empat merupakan salah penyumbang tertinggi penjualan Daihatsu.

“Dari penjualan keseluruhan mencapai 1,532 unit per bulan, hingga posisi Oktober 2018 , Daihatsu pada  wilayah area pemasaran Cirebon ini telah menguasai pasar (market share) sebesar 20,9 persen atau menempati penjualan ke dua tertinggi dari merek kendaraan lainnya,” kata Korda  didampingi Branch Manager Astra International Tbk Daihatsu Cabang Cirebon, Vincentius Allen Budiono.

Kemudian  dikemukakannya, dari total penjualan sebanyak 1.532 per bulan di wilayah Cirebon ini, untuk segmentasi kendaraan LCGC telah menyumbang penjualan hingga 24 persen, dengan total terjual dalam setiap bulannya mencapai 367 unit. Disusul penjualan kedua tertinggi pada segmen kendaraan MPV Low Bonet mencapai 21 persen, dengan kendaraan terjual sebanyak 324 unit, pick up (PU) low menguasai 13 persen dengan unit terjual 198 unit, serta SUV low 10,2 persen dengan total terjual sebanyak 156 unit.

Pada segmen LCGC, untuk Daihatsu Sigra dan Ayla menguasi 14,3 persen – 25 persen, sedangkan pada segmen PU low, Daihatsu Grand Max menguasi market 21 persen, pada segmen MPV Low Bonet, Xenia menguasai 11,4 persen, serta pada segmen SUV low, Terios kuasai pasar 12,4 persennya.(C-11)