CIREBON,(KC Online).-

Pemerintah Kabupaten Cirebon mengunggulkan cabang olahraga catur dalam perhelatan Porpemda dan Porsenitas.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, H Hartono mengatakan, Porpemda akan mulai digelar pada 25-29 November di Kabupaten Karawang, sementara Porsenitas akan dimulai pada 2-6 Desember di Kota Banjar.

Menurutnya, dalam cabor catur tersebut, pihaknya menargetkan tiga medali emas.
“Kalau catur kita targetkan minimal tiga emas, bola voli kita targetkan masuk tiga besar, sementara cabor lainnya kita mengalir saja, berharap juga bisa meraih maksimal,” kata Hartono usai pelepasan atlet Porpemda dan Porsenitas di ruang Paseban, Komplek Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (23/11/2018).

Di ajang Porpemda total akan ada delapan cabor, di antaranya catur putra, bola voli indoor putra, tenis meja putra dan putri, bola basket putra, dan futsal putra. Sementara di ajang Porsenitas terdapat lima cabor, di antaranya catur putra, bola voli indoor putra, dan bulu tangkis putra dan putri.

“Masing-masing ajang tersebut kita kirimkan 70 atlet dan 20 ofisial,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Cirebon Dicky Saromi mengatakan, seluruh atlet yang dikirim berdasarkan pertimbangan dan seleksi yang telah dilakukan.

“Insya Allah seluruh atlet bisa mengikuti seluruh cabor. Namun, di balik persaingan antaratlet saya harap mereka mampu memanfaatkan ajang ini sebagai ajang silaturahmi Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

Baik Porpemda maupun Porsenitas merupakan ajang yang melibatkan para ASN. Khusus untuk Porsenitas, daerah yang dilibatkan adalah daerah-daerah perbatasan.

“Jangan sampai berkompetensi tapi silaturahmi dilupakan. Dan yang patut kita ketahui, yang namanya ASN itu kerjanya tak hanya di dalam kantor, mereka juga banyak yang tugasnya di luar kantor, seperti saat mereka jadi atlet untuk membela nama Kabupaten Cirebon ini,” katanya.

Secara keseluruhan, menurut Dicky, ajang Porpemda dan Porsenitas bisa dijadikan contoh akan pentingnya berolahraga dan bergaya hidup sehat.

“Saya juga ingin mengembalikan kejayaan atlet-atlet Cirebon. Dulu, nama Cirebon itu harum karena banyaknya atlet yang bagus di sini. Dulu kalau cabor sepak bola atau bulu tangkis, pasti atletnya dari Kabupaten Cirebon. Nah saat ini pun harus begitu, saya dorong atlet Kabupaten Cirebon untuk berprestasi,” katanya. (Fanny)