CIREBON,(KC Online).-

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dilakukan penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Empat asesor dari empat Perguruan Tinggi di Indonesia ini ditunjuk oleh BAN PT dan ditugaskan untuk mengakreditasi semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia baik di bawah Kementerian Agama mauoun Kemenristekdikti, termasuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang disampaikan Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Saefudin Zuhri mengatakan ke empat asesor ini melakukan penilaian terhadap IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari berbagai aspek.

Menurut Saefudin, selain Perguruan Tinggi atau Institusi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, penilaian juga dilakukan terhadap Program Studi yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Kita dinilai institusinya selain program studinya. Kalau akreditasi ini secara keseluruhan semuanya dilihat ada 7 standar yang harus dilihat,” kata Saefudin, Jumat (7/12/2018).

Saefudin mengatakan, di antara 7 standar yang dinilai meliputi visi dan misi tentang tata kelola dan kerja sama. Selain itu, karya ilmiah dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat juga menjadi salah satu 7 standar tersebut.

“Kalau sudah dilihat semua dari dokumennya baru nanti dicocokkan di lapangan,” katanya.

Menurutnya, akreditasi yang dilakukan saat ini pernah dilakukan oleh BAN PT pada tahun 2015 lalu.

“Saat 2015 awal menjabat dan akhir menjabat kita juga dilakukan penilaian,” ungkapnya.

Ketua Tim Asesor dari UIN Sunan Kalijaga, Ahmad Rifai mengatakan, penialain dilakukan untuk mengetahui dan melihat pengembangan IAIN Syekh Nurjati termasuk di dalamya pengembangan program studi.

“Ini kan kita nilai pengembangan Prodi berapa dan kira- kira kapan menjadi UIN,” kata Rifai.

Menurut Rifai, penilaian juga dilakukan kepada mahasiswa, pelayanan kepada mahasiswa termasuk di dalamnya pelayanan perpustakaan dan mahasiswa difabel.

“Hasilnya ya tergantung nanti dari prosesnya tapi ua butuh waktu,” kata Rifai. (Iskandar)