CIREBON,(KC Online).-

Kota Cirebon merupakan salah satu kota yang termasuk dalam Program Kota Binaan Pencapaian 100 Persen Akses Aman Air Minum yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Program ini menuju pemenuhan target tiga sektor antara lain pemenuhan 100 persen akses laik air minum, pengurangan kawasan kumuh menjadi 0 persen dan pemenuhan 100 persen akses sanitasi laik pada tahun 2019.

Kota Cirebon mendapatkan bantuan pembangunan sarana air minum yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yaitu pemasangan pipa jaringan umum (JDU) 600 mm dari Plangon sampai dengan Kalitanjung sepanjang sekitar 7,8 km.

Direktur Utama Perumda Air Minun Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sopyan Satari mengatakan, pemasangan JDU ini bertujuan untuk pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon.

“Termasuk dalam rangka akses air minum aman 100 persen pada tahun 2019,” kata Sopyan, Minggu (2/12/2018).

Dalam pelaksanaan di lapangan, saat ini sudah mencapai tahapan pekerjaan interconect JDU HDPE ND 700 ke pipa DCIP 700 mm (eksisting) yang direncanakam akan dilaksanakan di jalan Kalitanjung depan Masjid Al-Muhajirin pada tanggal 5-6 Desember 2018 dengan pengawasan Satker Pengembangan Air Minum Strategis Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Direktorat Pengembangan Air Minum dan pihak terkait lainya. Menurutnya, selama pengerjaan ini berlangsung akan terjadi penghentian aliran sementara kepada pelanggan air minum.

Dalam pelaksanaanya, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirenon telah meminta pihak-pihak terkait agar pelaksanaanya dapat berjalan secara lancar dan tepat waktu sehingga pelanggan segera menikmati kembali pelayanan air minum.

“Selanjutnya, kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk melakukan persiapan dengan menampung air agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Guna mempercepat normalisasi aliran air minum. Diimbau pula kepada masyarakat untuk membuka kran air yang ada di rumah masing-masing hingga air keluar dengan sendirinya. Ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan,” ujarnya. (C-18)