CIREBON, (KC Online).-

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia, Sandiaga Uno menegaskan, dirinya tidak khawatir dengan banyaknya dana pribadi yang sudah dikeluarkan untuk biaya kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Itu milik Allah Swt, saya ikhlaskan demi rakyat Indonesia yang adil makmur,” katanya kepada KC, Selasa (18/12/2018).

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Kota Cirebon yang berlangsung di kediaman H Edial Sanif di kawasan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Ditanya apakah merasa berjuang sendiri secara materi, dirinya langsung membantah. Sebab, fakta di lapangan sudah banyak elemen masyarakat yang membantu dan memberi sumbangan dalam perjuangan memenangkan pilpres.

Diungkapkan Sandi, para elite partai pendukung Prabowo-Sandi sudah banyak yang ikut menyosialisasikan pasangan tersebut. Para calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi, kota dan kabupaten di seluruh daerah juga ikut mengeluarkan dana.

Tak hanya itu, para pengusaha nasional maupun daerah juga sama-sama membantu secara materi. Dukungan itu dirasakan makin jelas saat melakukan kampanye ke daerah-daerah.

“Dalam sebuah perjuangan, apalagi pilpres, tentu butuh biaya sangat besar. Tapi, sejatinya kita tidak punya apa-apa karena harta itu hanya titipan dari Allah Swt. Bagi saya, kedatangan elemen masyarakat Cirebon di sini merupakan bukti dukungan luar biasa terhadap kami pasangan Prabowo-Sandi. Pak Prabowo menitipkan pesan kepada saya untuk menyampaikan salam hangat dan terima kasih atas dukungannya,” tandas dia

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengingatkan kepada para pendukungnya untuk terus bekerja, berjuang dan mengawal sampai proses pilpres selesai dengan tuntas.

Para pendukungan pasangan Prabowo-Sandi tidak boleh terlena, karena akan melemahkan dan bisa menggagalkan perjuangan mewujudkan masyarakat adil makmur.

“Waspada dan hati-hati karena ada potensi kecurangan, kawal terus sampai akhir. Di sini peran pendukung dan relawan sangat kami harapkan,” lanjut cawapres ini.

Ia mengucapkan terima kepada para ulama, akademisi, emak-emak, kalangan milenial dan banyak pihak yang terus memberikan dukungan.

Jadwal padat

Dalam kesempatan yang sama, Edial Sanif mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga yang mau datang ke kediamannya. “Pak Sandi bukan orang baru bagi saya. Kita mengenal sudah cukup lama. Bahkan, anak saya ikut di perusahaan Pak Sandi,” jelas dokter spesialis jantung ini.

Edial juga menyampaikan terima kasih kepada ulama, akademisi, santri, tokoh pemuda, kaum emak-emak serta relawan yang telah datang dan setia menunggu kehadiran Sandiaga Uno.

“Saya atas nama tuan rumah mengucapkan permohonan maaf bila kedatangan Pak Sandi dirasa cukup singkat. Kami sudah merencanakan ada dialog, tetapi Pak Sandi harus segera kembali ke Jakarta karena ada jadwal kegiatan lagi,” ujarnya.

Pada sesi tanya jawab dengan para wartawan, Edial menerangkan posisinya sebagai relawan yang siap membantu memenangkan Prabowo-Sandi di Cirebon. Sampai saat ini, dirinya bukan anggota partai politik manapun.(NA/KC)