sukma nugraha

CIREBON, (KC Online).-

Meski sudah memakan waktu bertahun-tahun, pembangunan Sport Center Watubelah Kecamatan Sumber hingga kini belum juga selesai. Sebab, sejak awal pembangunannya hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Namun, atas usulan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon ke DPRD setempat, pembangunan lanjutan Sport Center kembali dianggarkan sebesar Rp 35 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Kepala DPKPP Kabupaten Cirebon, Agas Sukma Nugraha menyampaikan, seharusnya dulu untuk pembanguan Sport Center Watubelah ini ada perjanjian berkelanjutan atau perjanjian secara multiyears bantuan dari Pemprov Jabar kepada Pemkab Cirebon. Sehingga alokasi anggaran tersebut jelas.

Misalnya dalam perjanjian berkelanjutan itu, Pemprov Jabar memberikan bantuan sebesar Rp 10 miliar per tahun dan berkelanjutan. Namun, karena tidak ada perjanjian berkelanjutan tadi pembangunan pun berhenti. Seperti di 2018 ini, karena pemrov tidak memberikan bantuan, maka tidak ada pembangunan lanjutan.

“Oleh sebab itu, di 2019 kami mengajukan dan didukung oleh para anggota DPRD Kabupaten Cirebon sebagai dana pendamping Sport Center diberikan dari APBD 2019, yakni sebesar Rp 35 miliar,” kata Agas kepada KC, Senin (3/12/2018).

Namun, lanjut dia, bantuan dari Pemprov Jabar sendiri untuk 2019 sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi apakah Pemkab Cirebon akan mendapat bantuan untuk pembangunan lanjutan Sport Center Watubelah tersebut.

Sebab, lanjut dia, akan diketahui dapat bantuan atau tidaknya yakni antara Maret 2019 nanti. “Ya mudah-mudahan di 2019 ada bantuan dari pemprovnya sehingga pembangunan Sport Center ini bisa cepat selesai sesuai dengan apa yang kita harapkan,” harap Agas.

Sekarang ini, ungkap dia, pihaknya tengah melakukan kajian, apa saja yang sudah dilakukan? Apa saja kekurangan yang belum dilakukan? Dan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan lanjutan Sport Center Watubelah hingga 100 persen.

Ia mengaku, sampai sekarang kurang lebih sudah menghabiskan anggaran Rp 150 miliar yang keselurahan dari bantuan Pemprov Jabar. Tapi jika dibandingkan dengan Bekasi yang prototype sport centernya sama, yakni telah menghabiskan sebesar Rp 680 miliar.

Jumlah tersebut, terang Agas, bantuan dari APBD Provinsi Jabar sebesar Rp 250 miliar sisanya dari APBD Bekasi.

“Sedangkan kalau di kita dari awal murni mengharapkan bantuan gubernur, tapi untuk 2019 alhamdulillah sudah ada bantuan pendamping pembangunan lanjutan Sport Center ini dari APBD Kabupaten Cirebon sebesar Rp 35 miliar,” jelas Agas.(C-15)