CIREBON,(KC Online).-

Lapas Kelas 1 Cirebon (Kesambi) digegerkan dengan adanya narapidana atau warga binaan di Lapas Kelas 1 Cirebon yang tewas gantung diri, Kamis (20/12/2018).

Tahanan berisial AD ini ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar tahanan Sel Dahlia Blok D. AD merupakan warga binaan atau narapidana asal Kabupaten Sumedang yang sudah menjalani hukuman di Lapas Kelas 1 Cirebon.

Kepolisian Sektor Utara- Barat Kota Cirebon yang menerima laporan, langsung mendatangi Lapas untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Utara- Barat Kota Cirebon, Ajun Komisaris Ali Mashar mengatakan, AD saat ditemukan oleh saksi pertama kali masih menggunakan celana pendek berwarna cokelat muda, namun tidak mengenakan baju.

Saat ditemukan itu pula, AD sudah tidak bernyawa dengan keadaan tergantung di pinggir tempat tidurnya. Hasil sementara dari kepolisian, tidak ditemukan adanya kekerasan pada korban.

“Saat ditemukan sudah tergantung. Tidak ditemukan adanya bekas luka- luka maupun penganiayaan,” kata Ali Mashar.

Ali Mashar mengatakan, saksi berinisial AA yang merupakan sesama warga binaan awalnya curiga melihat ada yang tergantung di dalam kamar tersebut. Melalui sela- sela pintu sel tahanan, AA kaget ketika melihat AD sudah tergantung. Melihat AD tergantung, AA langsung menghubungi petugas Lapas.

“Petugas bagian perawatan datang dan memastikan korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan tambang yang diikatkan ke sela- sela atap,” katanya.

Petugas Kepolisian sempat melakukan olah TKP di kamar tahanan dan selanjutnya membawa jenazah ke RSUD Gunung Jati untuk dilakukan visum.

Kabag Tata Usaha Lapas Kelas 1 Cirebon, Leni Puspitasari mengatakan narapidana dengan inisial AD merupakan tahanan Lapas Kelas 1 Cirebon sejak (31/7/2011) lalu.

Leni menambahkan, awalnya AD memasuki kamar mandi di sebuah sel tersebut. Namun setelah ditunggu AD tidak kunjung keluar dan pada akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung. Leni mengatakan, narapidana yang bekerja di kegiatan konveksi ini tidak memiliki masalah.

“Bahkan kemarin itu masih kerja dengan yang lainya. Tidak ada yang mencurigakan, aktivitas pun normal,” katanya. (Iskandar)