BUPATI H Karna Sobahi memberikan penghargaan kepada wartawan HU Kabar Cirebon, Jejep Falahul Alam sebagai juara I kategori media cetak dalam Majalengka Media Award (MMA) 2018, Rabu (5/12/2018).* Tati/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Wartawan Harian Umum Kabar Cirebon Grup Pikiran Rakyat liputan Majalengka, Jejep Falahul Alam berhasil meraih gelar juara I lomba karya jurnalistik kategori media cetak, Rabu (5/12/2018) di Gedung Pemkab setempat. Penganugrehan Majalengka Media Award (MMA) 2018 sendiri digelar Bagian Protokoler Setda Majalengka dan langsung diberikan Bupati Majalengka H Karna Sobahi didampingi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka.

Kepala Bagian Protokoler Hj. Neni Sofia Iriani menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap para wartawan yang selama ini melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Majalengka. Terlebih media massa memiliki fungsi sebagai media informasi, kontrol sosial, hiburan dan pendidikan. “Tujuannya untuk memberikan penghargaan, sekaligus meningkatkan hubungan sinergitas antara insan pers dengan Pemkab Majalengka,” kata Neni dalam sambutannya.

Dia berharap, lomba ini dapat meningkatkan profesionalisme jurnalis dalam menjalankan tugas fungsinya, sesuai kode etik jurnalistik dan UU Pers Nomor 40 tahun 1999. “Berdasarkan data base Pemkab Majalengka, ada kurang lebih 225 orang wartawan, dengan jumlah media yang terdaftar sebanyak 120 media,” ujarnya.

Pada kegiatan ini diikuti puluhan wartawan yang terdiri dari perwakilan media cetak, televisi, dan online dan rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Temanya mewujudkan Majalengka “Raharja”.

Sedangkan dewan juri berjumlah tiga orang dengan kompetensinya di bidangnya masing-masing. Mereka berasal dari Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumedang-Majalengka, pemimpin redaksi di sebuah koran nasional, dan juri kehormatan dari pejabat eselon II  Pemkab Majalengka.

Salah seorang dewan juri dari IJTI, Beben membacakan surat keputusan para pemenang lomba berdasarkan hasil penilaian ketiga dewan juri. “Hasil keputusan dewan juri ini final dan mengikat. Karena dalam proses penilian dewan juri hanya diberikan naskah dan nomor urut peserta, sehingga tidak ada intervensi dari siapapun,” paparnya.

Bupati Majalengka H Karna Sobahi sangat mengapresiasi pelaksanaan lomba semacam ini dan akan dilaksanakan setiap tahunnya dengan hadiah yang lebih menggiurkan yakni umroh ke tanah suci. “Kalau bisa tahun depan pemenangnya itu diumrohkan,” kata bupati dalam sambutanya.

Mantan Wakil Bupati Majalengka dua periode ini berharap, media dapat independen dan netral dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Terlebih memasuki tahun politik ini media tidak boleh memiliki keberpihakan dan harus berimbang dalam memberitakan suatu informasi kepada publik. “Kami dari pemerintah daerah juga sangat berharap berita kritikan, atau informasi mengenai masalah sosial kemasyarakatan seperti gizi buruk, kualitas pembangunan, keluhan pelayanan. Karena kami menyadari, hal itu tidak mungkin bisa kami tangani karena keterbatasan informasi,” paparnya. (C-23)