KEPALA MKKS SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja (kiri), didampingi Sekretaris, H Eddy Riyadi (kanan) memimpin rapat MKKS untuk mengisi kekosongan di posisi bendahara, berlangsung di SMA Negeri 1 Ciniru, Kamis (10/1/2019). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Secara aklamasi, Kepala SMAN 1 Cidahu, Ade mendapat kepercayaan untuk menjadi bendahara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kuningan menggantikan mantan Kepala SMAN 1 Cigugur, Udin Samsudin, yang memasuki pensiun pada awal Januari 2019, dalam Musyawarah Kerja MKKS SMA Kabupaten Kuningan, di SMAN 1 Ciniru, Kamis (10/1/2019).

Pada musyawarah yang dipimpin Ketua MKKS SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja ini, untuk menentukan calon bendahara tersebut tidak melalui pemilihan, karena hanya untuk mengisi kekosongan antar waktu selama dua tahun.

Hingga akhirnya sebagian besar anggota MKKS menunjuk Ade secara aklamasi. Karena dinilai usianya relatif muda sehingga dalam perjalanannya sebagai bendahara di organisasi, tidak akan secepatnya memasuki masa pensiun. Mengingat posisi bendahara dinilai penting sebagai kelengkapan kepengurusan agar organisasi dapat berjalan dengan lancar.

“Sesuai dengan permintaan anggota untuk segera mengisi kekosongan bendahara, akhirnya dalam rapat MKKS SMA di SMAN 1 Ciniru dapat terlaksana sesuai harapan para pengurus dan anggota,” kata H Jaja.

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan kepala SMAN 1 Cigugur yang kini dirangkap oleh Kepala SMAN 1 Kadugede H Tete Kosasih sebagai pelaksana tugas (Plt) dan kepala SMAN 1 Kuningan dirangkap oleh Kepala SMAN 2 Kuningan, H Jaja Subagja, merupakan wewenang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

“Berdasarkan aturan untuk menduduki jabatan Plt kepala sekolah tidak boleh lebih dari enam bulan. Apabila seorang Plt kepala sekolah melebihi batas waktu yang ditentukan, maka sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif harus menunjuk lagi Plt lain,” katanya.(Emsul/KC Online)