DUTA Besar Republik Indonesia untuk Ukraina Yuddy Chrisnandi saat berkunjung ke kantor Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 22 Januari 2019. PRLM

BANDUNG, (KC Online).-

Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan budaya dan beragam tradisi sudah barang tentu ingin memperkenalkan budaya dan keberagaman yang dimiliki secara luas.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Yuddy Chrisnandi yang saat ini menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Ukraina.

Pria kelahiran Bandung 50 tahun silam tersebut merasa perlu memberikan sumbangsih untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada dunia.

Upaya yang dilakukan juga tidak main-main, Yuddy menuturkan bahwa dalam waktu dekat ini Dubes RI untuk Ukraina, akan membangun stupa Borobudur yang sudah kesohor di seluruh dunia, di tempatnya bertugas saat ini yaitu Ukraina.

Sebelum mempunyai rencana membangun stupa Borobudur tersebut, Yuddy Chrisnandi yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tersebut, juga telah membuat semacam pendopo dengan ciri khas tradisi sunda.

Namun lantaran ingin membuat ciri khas yang lebih Indonesia, pihaknya akan membangun stupa Borobudur tersebut.

“Kita mempunyai rencana membangun stupa Borobudur di Ukraina, disana sebenarnya sudah ada semacam pendopo yang kental dengan tradisi sunda. Tapi karena yang datang kesana bukan orang sunda semua jadi Dubes Indonesia untuk Ukraina akan menghadirkan Taman Indonesia dengan stupa Borobudur sebagai andalannya,” ujar Yuddy Chrisnandi saat berkunjung ke kantor Pikiran Rakyat, Selasa 22 Januari 2019.

Tujuan dari pembangunan stupa Borobudur tersebut diakui Yuddy juga tidak terlepas dari upaya Indonesia untuk memberikan promosi kebudayaan Indonesia yang efektif dan optimal. Sehingga stupa Borobudur yang rencananya memiliki tinggi 2,5 meter tersebut bisa menekan biaya promosi kebudayaan Indonesia.

“Stupa Borobudur akan dibangung dengan tinggi 2,5 meter, dengan adanya Taman Indonesia tersebut bisa memberikan promosi yang efektif dan optimal bagi Indonesia. Jadi nantinya tidak akan mengeluarkan biaya lagi untuk promosi,” katanya.

Dalam kunjungannya tersebut Yuddy Chrisnandi juga tidak memungkiri bahwa animo warga negara Eropa untuk emngetahui kebudayaan Indonesia sangatlah tinggi, Hal tersebut terbukti dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke Taman Indonesia yang ada di Ukraina.

Dengan animo yang tinggi tersebut tentu memerlukan langkah strategis untuk memperkenalkan budaya dan peradaban Indonesia di Ukraina.

“Akhir 2017 ada 14 ribu orang yang berkunjung, tahun 2018 ada 22 ribu orang, untuk tahun 2019 diperkirakan juga akan mengalami peningkatan kunjungan. Hal ini tentu memerlukan langkah strategis untuk memperkenalkan budaya dan peradaban Indonesia di Ukraina dan Eropa,” tuturnya. KC Online/PRLM