Salah satu bangunan yang rusak akibat angin puting beliung di Panguragan.* Fanny/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Kerugian materi atau bangunan fisik akibat bencana angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon ini sudah bisa ditaksir dinas teknis. Jumlahnya cukup besar, yakni mencapai Rp 1,7 miliar lebih.

Kepala Pelaksana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra menyampaikan, pihaknya sudah menerima data perhitungan kerugian akibat bencana angin puting beliung di Panguragan dari dinas teknis, yakni Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) setempat.

“Total kerugiannya yakni Rp 1.777.920.535, berupa kerugian material atau fisik berdasar perhitungan dengan DPKPP Kabupaten Cirebon,” kata Dadang kepada KC, Selasa (8/1/2019).

Untuk bantuan sendiri, terang dia, sampai saat ini masih berdatangan. Artinya, data bantuan belum terekap secara keseluruhan. Bahkan, jika menunggu rekap bantuan itu selesai dimungkinkan bisa seminggu ke depan baru bisa terekap.

“Soalnya, setiap hari masih kita rekap bantuan yang masuk. Kecuali hanya sampai hari ini bantuannya selesai ya bisa diketahui hasil rekap bantuannya. Sebab bantuan masih mengalir hingga sekarang, termasuk hari ini ada bantuan material dari Pegadaian,” katanya.

Dengan masih mengalirnya bantuan yang masuk untuk para korban terdampak bencana angin puting beliung tersebut, Dadang berharap secara keseluruhan bantuan bisa mencukupi untuk kebutuhan mereka atau melebihi dari data kerugian materi yang ada.

“Kalaupun kurang, kita akan terus memotivasi masyarakat setempat untuk terus gotong royong membantu korban bencana puting beliung di sana,” ungkap Dadang.

Jadi, lanjut dia, jangan hanya dilihat dari bantuan pemerintahnya. Sebab, setelah pihaknya cek di lapangan, banyak juga bantuan perorangan yang diserahkan langsung ke korban sehingga tidak masuk data pihaknya.

“Jadi jangan hanya melihat bantuan dari pemerintahnya dengan nilai segitu, justru kita terus membangun semangat masyarakat untuk saling membantu. Mudah-mudahan adanya bantuan dari luar membuat masyarakat setempat bisa termotivasi,” harap dia.

Sekarang ini, ungkap dia, rumah-rumah terdampak bencana angin puting beliung di Panguragan sudah mulai diperbaiki. “Besok juga dipastikan banyak yang dibangun, karena hari ini bantuan material dari Pegadaian sudah disalurkan,” jelas Dadang.

Diketahui, akibat bencana angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon pada Minggu (30/12/2018) lalu, sebanyak 247 bangunan rusak. Baik rusak ringan, sedang, hingga berat dan satu balita meninggal dunia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sudah menyalurkan bantuan bersama hasil CSR instansi terkait senilai Rp 426 juta. Bantuan lainnya, dari berbagai kalangan, seperti instansi maupun perorangan terus mengalir hingga sekarang.(C-15)