BUPATI Majalengka menyerahkan bantuan bagi sarana dan prasarana bai KUA di Kabuaten Majalengka pada acara HB Kemenag di Alun-alun Majalengka, Kamis (3/1/2019). Tati/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Bupati Majalengka meminta adanya gerakan literasi di madrasah di Kabupaten Majalengka. Hal itu agar anak-anak sekolah madrasah menjadi generasi cerdas, kritis, bermoral serta berbudi pekerti tinggi kelak dikemudian hari.

Hal itu disampaikan Bupati Majalengka Karna Sobahi saat memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-73 di Alun-alun Kota Majalengka, Kamis (3/1/2019) yang dihadiri seluruh pegawai Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.

“Dengan gerakan literasi ini siswa madrasah bisa meningkatkan kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis sesuai dengan perkembangan zaman. Saya berharap semua komponen bisa berpartisipasi membangun mutu madrasah,” ungkap Karna Sobahi.

Menurutnya, banyak metode yang bisa dilaksanakan oleh guru atau pengelola pendidikan serta masyarakat untuk mengajak anak didiknya membangun literasi, itu di antaranya bisa melalui beragam kreasi misalnya melalui baca puisi, membuat karikatur, pidato berbahasa inggis, ceramah di antara teman sebayanya, bagi anak-anak kecil bisa menghapal surat pendek dan lain sebagainya yang dianggap menyenangkan bagi anak-anak.

Kegiatan ini untuk membiasakan anak-anak serta memotovasi agar mau membaca dan menulis hingga tubuh dan tertanam budi pekerti yang baik bagi anak-anak.

“Berikan buku-buku yang menumbuhkan budi pekerti, menumbuhkan kecerdasan serta menginspirasi anak agar mereka bisa cerdas berpikir dan kelak bisa berprestasi,” kata Bupati.

Dia juga menyebutkan, HAB Kemenang ini bisa menjaga bisa menjaga kebersamaan umat. Nilai persudaraan dan silaturahmi harus terus dijaga supaya tercipta persatuan dan kesatuan di NKRI. Jelang pemilu semua pihak harus tetap menjaga persudaraan jangan sampai terpecah belah karena perbedaan pandangan dan perbedaan pilihan. (Tati/KC Online)