SEJUMLAH Partai Koalisi Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Cirebon menggelar Deklarasi Indonesia Menang di salah satu hotel di Kota Cirebon, Senin (21/1/2019).* Mamat/KC Online

CIREBON, (KC Online).-

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cirebon akan berupaya membalikkan keyakinan yang dilontarkan Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis yang menargetkan kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin 70 persen pada Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Pada Deklarasi Indonesia Menang untuk Prabowo-Sandiaga yang dilakukan partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga, DPC Demokrat dan partai koalisi lainnya siap untuk membalikkan target tersebut.

Ketua DPC Demokrat Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengatakan, saat ini pergolakan dan arogansi terlihat dari masyarakat dalam beberapa hari ini. Demokrat, menurut pria yang akrab disapa Andru ini menyayangkan adanya kondisi yang terjadi saat ini.

Namun Andru menilai, deklarasi yang dilakukan pada hari ini menunjukkan Partai Demokrat di Kota Cirebon telah menunjukkan identitasnya bahwa pihaknya fatsoen terhadap DPP Demokrat dan tetap pada barisan Prabowo-Sandiaga Uno.

“Kita harus jawab tantangan mereka yang menargetkan kemenangan 70 persen suara untuk Jokowi-Ma’ruf Amin di Kota Cirebon dengan kemenangan 70 persen untuk Prabowo- Sandiaga Uno,” kata Andru saat Deklarasi Indonesia Menang untuk pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Hotel Zamrud, Senin (21/1/2019).

Andru menambahkan, dalam menargetkan kemenangan 70 persen untuk kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Kota Cirebon, DPC Demokrat tetap akan menggunakan poltik yang santun. Menurut Andru, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajarkan kepada kadernya untuk melakukan politik yang santun.

“Kita jawab mereka, kita menangkan Prabowo-Sandiaga Uno di Kota Cirebon dengan politik yang santun seperti apa yang diajarkan oleh Ketua Umum kita,” katanya.

Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai Nashrudin Azis adalah pribadi yang baik dan mempunyai tata krama yang baik pula. Menurut Herman Khaeron, apa yang dilakukan oleh Azis adalah hal yang keluar dari fatsoen partai. Herman Khaeron mengaku akan mencari alasan kepada Nashrudin Azis.

“Kalau belok arah ya kita akan cari tahu sebab musababnya apa Azis keluar dari fatsoen politik. Semua warga negara memang punya hak politik untuk memilih, tapi dalam tatanan organisasi ada batasan dan aturannya. Demokrasi tidak bisa melanggar aturan oraganisasi apalagi melangkahi yang lebih tinggi. Paling tidak ada izin dan diskusi, itu adalah etika politik,” katanya.

Melalui deklarasi ini, Herman Khaeron juga meyakini suara Prabowo-Sandiaga Uno di Kota Cirebon akan tinggi.

“Tadi sudah disampaikan oleh ketua DPC, selesai deklarasi ini seluruh kader langsung bekerja untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga Uno,” imbuhnya.(C-18)