SEJUMLAH unsur pengurus DKM Syiarul Islam Kuningan berembug dan bermusyawarah dalam rangka persiapan untuk membuka klinik konsultasi bagi para jemaah dan masyarakat, bertempat di ruangan pengurus setempat, Sabtu (5/1/2019). Emsul/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Dewan Kemakmuran Masjid Syiarul Islam (DKM-SI) Kuningan tengah bersiap untuk membuka klinik konsultasi bagi para jemaah masjid dan warga sekitar. Pelayanan tersebut dilakukan agar dapat lebih memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ketua DKM Syiarul Islam Kuningan, H Yayan Sofyan, mengungkapkan, gagasan untuk membuka klinik konsultasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya, mengingat kerap timbulnya fenomena kehidupan di masyarakat.

Sehingga DKM Syiarul Islam siap melayani konsultasi untuk pemecahan masalah dalam kehidupan berumahtangga, kesehatan keluarga, pelaksanaan di bidang keagamaan, psikologi, pendidikan anak serta permasalahan lainnya yang disebabkan oleh berbagai faktor.

“Tidak menutup kemungkinan mereka yang memiliki masalah mengalami kesulitan untuk memecahkannya. Mungkin mereka merasa malu apabila masalah yang dialami disampaikan kepada orang lain. Namun dengan DKM Syiarul Islam membuka klinik konsultasi, maka apapun permasalahan yang dialami akan lebih terbuka dan tidak merasa canggung lagi untuk disampaikan,” katanya, Sabtu (5/1/2019).

Kemudian untuk membantu memberikan jalan keluar dari masalah yang dihadapi, akan ada tenaga ahli di bidang hukum, psikolog, dokter, pemuka agama dan tenaga profesional lainnya yang melayani konsultasi dengan warga.

“Insya Allah ke depan tidak hanya bersifat konsultasi, namun masuk dalam perencanaan untuk membuka praktik dokter dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, selama kepemimpinan H Yayan Sofyan, DKM Syiarul Islam mengalami kemajuan yang sangat berarti. Terutama dalam upaya memakmurkan masjid seperti pelaksanaan salat berjamaah, program qiamulail (salat malam) berjamaah yang banyak diikuti warga. Kemudian kegiatan rutin pengajian malam “Kamisan”, pengajian bandung kuping, mempelajari tafsir Alquran dan sebagainya.

Bahkan beberapa organisasi dibawah naungan DKM Syiarul Islam kini bergerak untuk memberikan kontribusi positif bagi kepentingan masyarakat sesuai bidang garapan masing-masing. Yakni Lembaga Pendidikan dan Tahfidul Quran, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Gerakan Remaja Masjid Syiarul Islam, dan Lembaga Konsultasi.

Ditambah organisasi lainnya yang bergabung dan mengambil tempat di Masjid Syiarul Islam antara lain, DMI, BKPRMI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi Islam lainnya yang cukup berperan dalam melakukan pembinaan keumatan.(Emsul/KC Online)