KUNINGAN, (KC Online).-

Federasi Olah Raga Masyarakat Indonesia (Formi) Kabupaten Kuningan siap untuk membangkitkan kembali olahraga tradisional (Ortrad) yang ada di daerah masing-masing upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di masing-masing desa.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Formi Kabupaten Kuningan, Hj.  Ika Purnama, seusai dilantik menjadi Ketua Formi Kab. Kuningan, oleh Ketua Formi Provinsi Jabar, H Sjahlan Indris, berlangsung di Pendopo, Rabu (9/1/2019).

Acara tersebut dihadiri Bupati H Acep Purnama, Ketua Koni H Didi Sutardi, unsur FKPD, para pejabat serta jajaran pengurus/anggota Formi Kuningan periode 2018-2023 serta undangan lainnya.

“Organisasi Formi berawal dari olahraga rekreasi yang berkembang dan eksis di tengah-tengah masyarakat,” kata Ketua Umum Formi Kab. Kuningan, Hj. Ika Purnama.

Ditambahkan Ika, adapun olahraga tradisi terdiri dari, senam aerobic, poco-poco, senam tera Indonesia, sepedah gunung, panjat tebing dan lainnya. Termasuk permainan tradisi yang selama ini nyaris kurang dikenal masyarakat seperti daluan, toklele, engklekan, patikleuk (egrang) gugunungan dan beberapa kaulinan barudak (permainan anak) dimasa lalu.

Salah satu tugas Formi adalah membina dan mengembangkan olahraga rekreasi untuk memasalkan olahraga dalam upaya mengembangkan kesadaran segenap warga dan meningkatkan kesehatan serta kebugaran bagi masyarakat itu sendiri.

Dalam hal ini Formi memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola, membina dan mengembangkan olahraga rekreasi atau olahraga masyarakat. Ini merupakan potensi dalam rangka menjungjung nilai-nilai luhur budaya, kekeluargaan sportivitas, perdamaian, persatuan dan kesatuan bangsa. Termasuk menciptakan ketahanan nasional tanpa membedakan suku, agama , tingkat sosial maupun kelompok lainnnya.

Berkaitan dengan hal itu, Bupati H Acep Purnama, berharap, Formi Kab. Kuningan dapat menjadi wadah pembinaan olahraga rekreasi dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Sekaligus membangun basis olahraga daerah menjadi olahraga nasional melalui pembudayaan rekreasi soprt for all yang masal, murah, meriah, menarik dan bermanfaat.

“Saya berharap pengurus Formi selalu menanamkan budaya dan kegembiraan olahraga sejak usia dini karena kesehatan itu adalah segalanya,” ujar Acep.

Ketua Formi Provinsi Jabar, H Sjahlan Idris, mengungkapkan, bergerak dibidang Formi ini adalah sebuah pengabdian terhadap masyarakat. Perlu diketahui bahwa penyanyit yang tidak menular itu lebih berbaya yang disebabkan oleh kemajuan teknologi sehingga orang tidak banyak bergerak.

Oleh sebab itu, masyarakat harus bergerak olahraga walau bukan untuk prestasi. Namun ada lima prinsip dalam melaksanakan olahraga masyarakat yakni, murah, masal, manfaat, meriah dan menyenangkan. (C-25)