WAKIL Bupati Kuningan, M. Ridho Suganda, meninjau Sungai Cariang yang kemarin sempat meluap dan mengakibatkan bencana banjir, di Desa/Kecamatan Cibingbin, Selasa (22/1/2019). Erix/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Upaya penanggulangan masalah banjir akibat luapan sungai Cariang di Desa/Kecamatan Cibingbin mendesak dilakukan. Agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Kita semua berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Untuk itu, kita harus berikhtiar mencari solusinya, terutama penyebab utama banjir. Usai dilakukan kajian, harus secepatnya dilakukan penanganan,” kata Wakil Bupati Kuningan, M. Ridho Suganda, Selasa (22/1/2019), saat meninjau SMK Cibening, di Desa/Kecamatan Cibingbin yang terdampak banjir akhir pekan kemarin.

Kepala SMK Cibening, H. Ikin Asikin, menuturkan, banjir tidak hanya merendam halaman sekolah dan menggenangi ruangan kelas dan bengkel praktik siswa, juga mengakibatkan tembok pagar sekolah sepanjang 50 meter ambruk.

“Banjir bandang tersebut berlangsung kurang dari satu jam. Saat menjelang Maghrib surut dan menyisakan lumpur menutup lantai sekolah cukup tebal,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, menyebutkan, banjir akibat luapan Sungai Cariang tidak hanya berdampak pada SMK Cibening, namun juga merusak areal pertanian warga seluas 3 hektare.

“Penyebabnya diduga karena adanya longsoran dinding sungai sehingga menimbulkan sumbatan dan akhirnya air meluap hingga merendam areal sawah dan sekolah,” katanya.

Setelah meninjau SMK Cibening, Ridho menemui masyarakat setempat dan mengingatkan warga agar mewaspadai kondisi cuaca yang akan berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan.

Memotivasi

Kemudian dia mengunjungi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk meninjau kegiatan belajar mengajar siswa, dan memotivasi mereka agar lebih giat belajar.

“Dengan belajar kita akan mendapatkan perubahan. Perubahan inilah yang akan menjadikan diri kita menjadi insan yang senantiasi mampu memperbaiki diri, dan memiliki nilai lebih hingga menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan negara. Mari kita berdoa, semoga saja banjir tidak terjadi lagi, dan akan menemukan solusinya segera, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan normal seperti biasa,” tuturnya.(Erix/KC Online)