CIREBON, (KC Online) 

Para pakar, komunitas serta pegiat keamanan sistem teknologi informasi dan komunikasi dari berbagai wilayah di Indonesia dipastikan akan hadir di Kota Cirebon dalam gelaran IDSECCONF 2019.

Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Komite IDSECCONF, Relawan TIK Indonesia Cabang Kota Cirebon dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon tersebut rencananya digelar pada Maret 2019.

Dikatakan Aries Saefullah, selaku Ketua Panitia Pelaksana IDSECCONF 2019 dari RTIK Kota Cirebon, selain menggelar ragam kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan keamanan cyber, ID SECCONF 2019 juga akan ada kontes Hacking.

“Sejalan dengan program Smart City Kota Cirebon, isu keamanan jaringan dan informasi menjadi faktor utama dalam menunjang jalannya program tersebut. Melalui IDSECCONF 2019 ini, kami berharap adanya upgrading untuk seluruh peserta, pemerhati dan lembaga terkait dalam pemahaman, kesiapan serta ketersediaan SDM dan infrastruktur Cyber Security,” ungkap Aries.

Ia menuturkan, kepastian digelarnya IDSECCONF 2019 di Kota Cirebon di dapat usai rapat koordinasi antara Komite IDSECCONF, RTIK Kota Cirebon dan DKIS Kota Cirebon di Command Center pada Senin (7/1/2019). Sebelumnya, kata Aries, IDSECCONF pernah digelar di Kota Cirebon tahun 2015 dan diikuti oleh sedikitnya 300an peserta dari berbagai daerah.

Ketua RTIK Kota Cirebon, Muhammad Arifin, menjelaskan, event IDSECCONF ini pihaknya sengaja mempersiapkan jauh-jauh hari.
Untuk itu, ia telah membentuk kepanitiaan secara khusus. Dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui DKIS Kota Cirebon IDSECCONF tahun ini diharapkan memberikan nuansa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebelum Festival TIK, kami (RTIK Kota Cirebon – red) sengaja mengajukan menjadi tuan rumah IDSECCONF,” ungkap Arifin.

Dikatakan Arifin, IDSECCONF merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Komite IDSECCONF, saat ini merupakan gelaran yang ke-11 kalinya.

Sebelumnya, IDSECCONF sukses diadakan di Jogjakarta (2008), Jakarta (2009), Bali (2010), Palembang (2011), Makassar (2012), Surabaya (2013), Jogjakarta (2014), Kota Cirebon (2015) dan Malang (2016), Jakarta (2017) dan Malang (2018).

“Salah satu acara yang paling ditunggu dievent ini adalah lomba hacking yang bertajuk Capture The Flag (CTF). Dalam kompetisi tersebut tiap tim akan saling beradu kehebatan dalam mencari celah keamanan yang terdapat di server maupun komputer lawan demi mendapatkan total hadiah jutaan rupiah.” tutup Arifin.(Rilis)