DOKTER memeriksa pasien penderita DBD yang menjalani perawatan di RSUD Majalengka. Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Majalengka dr Erni Harleni mengimbau kepada masyarakat agar waspada. Tati/KC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melakukan perawatan di RSUD Majalengka meningkat dibanding bulan Desember sebelumnya. Kini jumlah pasien yang menjalani rawat inap mencapai 6 orang yang kesemuanya anak-anak.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Majalengka Erni Harleni, pasien DBD sudah mulai datang melakukan perawatan ke RSUD Majalengka sejak bulan Desember lalu. Pada bulan tersebut pasien yang menjalani perawatan sebanyak 5 orang.

Pada bulan Januari kasusnya mulai meningkat baik yang melakukan rawat jalan maupun rawat inap. Setidaknya saat ini ada 6 orang pasien yang masih menjalani perawatan di ruang anak, mereka berasal dari sejumlah daerah.

“Ini musim penghujan berpotensi menimbulkan penyakit jika tidak menjaga kebersihan. Apalagi jika genangan air yang berpotensi menjadi tempat bersarang nyamuk dibiarkan,“ kata Erni.

Menurutnya, pencegahan penyakit DBD sebetulnya lebih mudah dilakukan dengan berupaya melakukan kebersihan lingkungan, terutama menghilangkan genangan-genangan air sekitar rumah, serta sampah yang membusuk.

Karena fogging bukan cara yang efektif untuk mengilangkan nyamuk yang berdampak pada DBD.

“Sekarang sudah ada 11 pasien yang melakukan rawat inap, ini harus bisa dicegah karena jika pasien tidak segera ditolong akan sangat berbahaya,” ungkap Erni. (Tati/KC Online)